Penampakan dan Isi Menu MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Murid di Surabaya, Ada Daging

Para siswa siswi di Kota Surabaya, menceritakan keluhan tidak enak badan, usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/202).

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
MENU MBG - Penampakan Menu Makanan Bergizi Gratis, yang diterima oleh ratusan siswa di Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya,Senin (11/5/202). Total sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah, terpaksa dilarikan ke rumah sakit 
Ringkasan Berita:
  • Sekitar 200 siswa dari 12 sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya mengalami keluhan kesehatan seperti pusing, mual, muntah, dan sakit perut usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga harus mendapat perawatan medis.
  • ejumlah siswa mengaku mulai merasa tidak enak badan setelah memakan menu daging krengsengan, sayur wortel, nasi, dan jeruk yang dibagikan saat jam istirahat sekolah.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Para siswa siswi di Kota Surabaya, menceritakan keluhan tidak enak badan, usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/202).

Data yang didapat, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah di Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, dilarikan ke rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, untuk penanganan lebih lanjut.

Murid Kelas 6 SDN Tembok Dukuh 3, Cicilia, mengaku merasa sakit perut, dan muntah muntah setelah menyantap menu daging yang disajikan untuk pertama kalinya tersebut. 

Baca juga: Ratusan Siswa di Tembok Dukuh Diduga Keracunan MBG, DPRD Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh

“Pusing sama lemas, muntah muntah, setelah itu diinfus,” ujar Cicilia saat diwawancarai di RSIA IBI.

Menurutnya, menu yang diterima antara lain daging dimasak dengan bumbu krengsengan, serta sayur wortel. 

Ia merasa tidak enak ketika mencicipi potongan daging.

“Saya tertarik ingin mencoba, ternyata rasanya tak sesuai harapan. Bumbunya itu tidak enak. Saya cuma makan sedikit terus tidak saya lanjutkan,” ucapnya.

Menurutnya, porsi menu MBG tersebut tiba pada pukul 09.00 WIB, tepatnya saat jam istirahat. Setidaknya ada puluhan siswa juga mengalami hal serupa.

"Saya trauma. Saya lebih baik makan masakan mama, lebih enak. Dari pada makan MBG yang beracun," katanya. 

Situasi serupa juga disampaikan Murid Kelas 5 SDN Tembok Dukuh, Nabila. Dia mengaku telah menghabiskan Menu MBG. Setelah itu merasa pusing. 

"Lauknya daging sapi, sayur, jeruk, nasi. Punya saya habis. Habis makan pusing, mules, perut sakit," tandasnya. 

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved