Modus Tagih Utang, HP Penghuni Kos di Surabaya Digondol 3 Pria
Modus berpura-pura menagih utang digunakan tiga pria untuk mencuri telepon genggam (HP) milik penghuni kos asal Madiun di Surabaya
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Seorang warga Madiun berinisial MDR (22) menjadi korban pencurian HP di kamar kosnya di kawasan Kalilom Lor, Surabaya.
- Dua pelaku, AS (24) dan GDS (21), berpura-pura mencari seseorang untuk menagih utang sebelum melancarkan aksi pencurian.
- Kedua tersangka berhasil diamankan setelah ditangkap korban dan warga, sementara satu pelaku lain berinisial P masih dalam pengejaran polisi.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Modus berpura-pura menagih utang digunakan tiga pria untuk mencuri telepon genggam (HP) milik seorang penghuni kos di kawasan Kalilom Lor Indah, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam kasus ini, dua pelaku berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Korban diketahui berinisial MDR (22), warga Madiun, yang tinggal di sebuah rumah kos di kawasan tersebut.
Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, mengatakan dua pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial AS (24) dan GDS (21), warga Kapas Madya, Surabaya.
“Kejadian tersebut bermula ketika dua tersangka AS dan GDS datang ke tempat kos korban di Jalan Kalilom Lor, Surabaya, Selasa (9/6/2026) lalu,” jelas Kompol Yuyus, Selasa (16/6/2026).
Baca juga: 3 Mahasiswa di Surabaya Jadi Korban Pengeroyokan saat Riset Mobil Hemat Energi
Kompol Yuyus menambahkan, saat itu, ada teman kos korban MR yang menemui tersangka. Kedua tersangka berpura-pura mencari seseorang bernama Keyla untuk menagih utang.
“MR memastikan tidak ada nama tersebut di sana. Kemudian korban keluar kamar kos untuk menuju ke kamar mandi. Ia tidak menutup pintu kamarnya. Saat itu, saksi MR melanjutkan mencuci piring,” imbuhnya.
Kedua tersangka kemudian memanfaatkan situasi dengan masuk ke dalam kamar kos korban, lalu mengambil HP yang dicas di atas kasur, lalu dua pelaku turun dan melarikan diri.
“Korban yang kembali ke kamarnya terkejut saat melihat HP sudah tidak ada. Ia pun menanyakan ke temannya MR. Keduanya curiga dan menegur tersangka GDS yang sempat lari saat itu,” bebernya.
Tersangka GDS berhasil ditangkap. Namun, AS berhasil kabur dengan membawa HP milik korban, serta meninggalkan sepeda motor milik AS.
“Sepeda motor untuk sarana pencurian ditinggal saat itu. Tersangka GDS kemudian diminta menelepon temannya. AS kemudian kembali ke lokasi dan diamankan massa," ungkapnya.
Polsek Kenjeran yang mengetahui kejadian itu langsung menuju ke lokasi. Anggota kemudian mengamankan kedua tersangka, sebelum babak belur dihajar massa yang mulai banyak berdatangan.
"Keduanya kami amankan ke Polsek Kenjeran.Dari keterangan tersangka, mereka mengakui jika mencuri HP korban,” tuturnya.
AS yang membawa HP kemudian saat melarikan diri secara estafet menyerahkan ke temannya P. Hingga kini polisi masih memburu pelaku lainnya inisial P.
“Ia tidak tahu HP dibawa kemana oleh P. Kami masih menyelidiki keberadaan P,” tandasnya
| Turnamen Golf Piala Bergilir Rektor Unair Ke-6 Hasilkan Beasiswa Rp50 Juta untuk Mahasiswa |
|
|---|
| Mobilitas Warga Meningkat, KAI Daop 8 Surabaya Layani 188 Ribu Penumpang di Libur Tahun Baru Islam |
|
|---|
| EastFood Indonesia Expo 2026 Siap Digelar di Surabaya, Libatkan 180 Peserta dan Puluhan UMKM |
|
|---|
| 3 Mahasiswa di Surabaya Jadi Korban Pengeroyokan saat Riset Mobil Hemat Energi |
|
|---|
| Aksi Mahasiswa Berjalan Kondusif, DPRD Surabaya Siap Kawal Aspirasi hingga Tingkat Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/2-pelaku-pencurian-HP-diamankan-Polsek-Kenjeran-Surabaya.jpg)