TribunJatim/
Home »

Video

Bule Ini Buat Video Jalan-Jalan Ke Australia, Tapi Bicara Pakai Bahasa Suroboyoan? Yuk Tengok

Hingga hari ini, masih banyak orang yang menganggap bahasa daerah sebagai bahasa kampungan. Orang-orang yang menggunakan bahasa ini tidak pantas...

Bule Ini Buat Video Jalan-Jalan Ke Australia, Tapi Bicara Pakai Bahasa Suroboyoan? Yuk Tengok
instagram @londokampung
Dave Jephcott 

TRIBUNJATIM.COM - Hingga hari ini, masih banyak orang yang menganggap bahasa daerah sebagai bahasa kampungan.

orang-orang yang menggunakan bahasa ini tidak pantas bergabung dengan dunia internasional.

Tapi apa jadinya jika orang asing membuat video perjalanan di luar negeri menggunakan bahasa daerah Indonesia?

Mari temui Dave Jephcott.

Pria ini membuat video jalan-jalan kawasan Melbourne Australia, menggunakan Bahasa Jawa Surabaya.

Tidak jarang di membuat berbagai lelucon pola pikir orang daerah yang sok tau saat jalan-jalan di luar negeri.

Seperti menyebut patung Sir Barry Redmond di Universitas Melbourne sebagai 'Bari Koncoku', atau ingin 'njegur' di suatu danau di tempat umum.

Dalam Video ini, Jephcott mengajak penonton ke berbagai lokasi, mulai dari University of Meilbourne, Pertandingan Cricket (yang sesekali dia sebut sebagai 'jangkrik'), pantai Mentone, dan masih banyak lagi.

Dia tidak sendiri, Jephcott bersama banyak orang mulai dari istrinya yang berasal dari Indonesia, rekannya yang dari Surabaya dan mengaku belum mau pulang ke Indonesia, saudara-saudaranya yang ikut mencoba menggunakan bahasa Jawa dan lain-lain.

Video berdurasi sekitar delapan menit ini diberi judul Jalan-Jalan Ke Aussie (KESASAR nang Melbourne) dan diposting di akun Facebook atas nama Dave Jephcott dan sudah dilihat oleh 192 ribu orang serta dibagikan ulang hingga 5190 kali.

Jepchott juga memiliki akun instagram @londokampung, yang sesekali dia isi dengan kumpulan gambar berisi istilah-istilah bahasa Surabaya, ataupun video lucu menggunakan istilah-istilah bahasa Surabaya.

Begini aksi Jephcott si Londo Kampung ini.

Penulis: Anugrah Fitra Nurani
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help