Wisuda UIN Maulana Malik Ibrahim Ditunda, Ini Penyebabnya
Kabar beredar mengenai wisuda UIN Maulana Malik Ibrahim periode I 2017 yang harus dibatalkan karena sistem error, dibantah Kepala Biro Administrasi,
Laporan Wartawan Surya, Neneng Uswatun Hasanah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kabar beredar mengenai wisuda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, periode I 2017 yang harus dibatalkan karena sistem error, dibantah Kepala Biro Administrasi, Akademik, dan Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim, Drs H Achmad Heru AH MSi.
Prosesi wisuda bukan dibatalkan namun ditunda pelaksanaannya karena kuota 800 lulusan yang belum terpenuhi.
Wisuda di UIN Maliki memang menggunakan sistem kuota, bukan seperti perguruan tinggi lain, sehingga jika sistem mendeteksi adanya kekurangan kuota maka wisuda tidak dapat dilaksanakan.
"Sistem bisa mendeteksi jumlah pendaftar wisuda setiap kelipatan 800. Ketika belum terpenuhi, sistem tidak bisa melanjutkan proses," katanyakepada TribunJatim.com , Kamis (9/3/2017).
Jumlah calon wisudawan yang mendaftar untuk wisuda periode I pada 19 Maret 2017, ujar Heru, menurut data dari BAAK belum sampai angka 800, baik dari jenjang Diploma, Sarjana, maupun Pascasarjana.
Baca: Salah Jurusan, Gadis Cantik ini Akhirnya Malah Jadi Wisudawan Terbaik
"Ya wisudanya ditunda sampai calon wisudawan mencapai angka 800. Yang jelas, dalam setahun UIN melakukan wisuda antara 3-4 kali dengan sistem kuota, bukan dilaksanakan per semester seperti perguruan tinggi lain," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-malang-ilustarsi-wisuda_20170309_133527.jpg)