TribunJatim/

Antisipasi Adanya Gangguan Penerbangan Pada Pesawat, Bandara Juanda Terapkan Kebijakan Ini

Untuk mengantisipasi adanya gangguan penerbangan pada pesawat, pihak Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda, menerapkan sejumlah kebijakan.

Antisipasi Adanya Gangguan Penerbangan Pada Pesawat, Bandara Juanda Terapkan Kebijakan Ini
TRIBUNNEWS.COM/PIPIN TRI ANJANI
Penerbangan di landasan pacu Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Jumat (24/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk mengantisipasi adanya gangguan penerbangan pada pesawat, pihak Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda, Surabaya menerapkan sejumlah kebijakan.

Satu di antaranya adalah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang elektronik yang dibawa oleh para penumpang.

Melalui rilis yang disampaikan Angkasa Pura I, biasanya, laptop yang berada dalam tas akan diminta dikeluarkan dan diperiksa secara tersendiri untuk melewati X-ray.

Bila ada hal-hal yang mencurigakan, maka petugas akan meminta pemiliknya mengoperasikan terlebih dahulu.

Proses pemeriksaan itu harus dilakukan sebelum para penumpang berada di dalam pesawat. 

Langkah itu juga ditujukan untuk mencegah munculnya tindakan terorisme.

Oleh karena itu, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melalui rilis tersebut mengatakan, barang-barang elektronik tersebut masih bisa dibawa ke dalam kabin pesawat setelah melalui semua proses pemeriksaan itu. 

“Keamanan penerbangan merupakan satu kesatuan dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu,
pengamanan terhadap barang-barang yang berpotensi dapat menganggu keselamatan penerbangan harus diperketat. Termasuk di antaranya terhadap barang elektronik yang akan dibawa ke dalam kabin pesawat,” ujar  Agus Santoso, Minggu (2/4/2017).

Menurut Agus, pengamanan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Anexes dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional dan Undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

Penulis: pipin tri anjani
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help