Teroris Getol Sasar Polisi, Pemohoh SIM Kena Getahnya
Ini terjadi mengantisipasi ulah teroris yang akhir-akhir ini cenderung menyasar aparat polisi atau kantor kepolisian.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Polres Lamongan memperketat pengamanan dan pemeriksaan pada setiap tamu yang bertandang ke Mapolres.
Ini dilakukan untuk mengantisipasi ulah teroris yang akhir-akhir ini cenderung menyasar aparat polisi atau kantor kepolisian.
Jika sebelumnya penjaga di pintu masuk penjagaan hanya menggeledah setiap barang bawaan pengunjung atau tamu. Kini personil di pos penjagaan dilengkapi dengan senjata laras panjang.
Setiap tamu tetap haru meninggalkan tanda pengenal dan siap diperiksa polisi.
Baca: SIM Anda Mati Saat Lebaran, Jangan Takut Ada Waktu Perpanjangannya Lho, Catat Waktunya
Dua personil selalui siaga dengan sanjatanya untuk mendampingi anggota lain yang sedang memeriksa setiap tamu.
"Ini perintah pimpinan. Dan setiap tamu yang masuk harus diperiksa barang bawaannya," kata personil piket di penjagaan kepada Surya, Selasa (4/7/2017).
Setiap tamu wajib mengenakan tanda pengenal yang telah disiapkan petugas. Pengenal itu harus dikalungkan dileher.
Tanpa kecuali, tamu pemohoh SIM, pemohon SKCK, tamu reskrim serta semua tamu dengan tujuan di kompleks polres, termasuk pembesuk tahanan wajib mengenakan kalung pengenal itu.
Baca: Tak Dilirik Siswa, Pendaftaran Siswa Baru di SMA Negeri Pinggiran Seperti Kuburan
Peningkatan ekstra pengamanan ini nampak setelah insiden teroris bom bunuh diri yang menyerang mapolres beberapa waktu lalu.
Wakapolres Lamongan, Kompol Arief Mukti Surya Adhi Sabhar berharap, masyarakat atau tamu yang datang ke polres tidak salah tafsir dengan standar operasional yang harus dilaksanakan personil piket di penjagaan.
"Ini standar pengamanan yang sangat wajar dan tidak berlebihan," jelasnya.
Apa yang dilakukan Polres Lamongan demi memberikan kenyamanan dan pengamanan kepada masyarakat. Langkah-langkah preventif menjadi prioritas untuk menjaga segala kemungkinan terjelek.
Baca: Puluhan Kali Setubuhi Pacarnya yang Masih Bocah, Pemuda ini Juga Gelar Pesta Seks Tiga Hari
Sementara pintu masuk perumahan dinas polisi yang ada di belakang mapolres tetap ditutup. Semua penghuni keluar masuk melalui satu pintu gerbang.
Ini juga untuk memudahkan mengenali setiap orang yang keluar masuk area polres.
Penambahan kamera CCTV dipasang di beberapa titik, dari pintu gerbang hingga area atau wilayah dalam Mapolres. (Surya/Hanif Manshuri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pemeriksaan-ketat-tamu-di-polres-lamongan_20170704_184645.jpg)