Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Jambore Ling Tien Kung Dapat Respon Positif dari Bupati Pasuruan

Gus Irsyad mengakui keampuhan Ling Tien Kung. Bagi yang. mencari kesembuhan melalui terapi tanpa obat ini, Ling Tien Kung inilah solusinya.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Galih Lintartika
Pembukaan dan penampilan Ling Tien Kung dalam acara Jamnas Lieng Tien Kung di Tamna. Candra Wilwatikta. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Jambore Nasional (Jamnas) Ling Tien Kung untuk pertama kalinya, di Indonesia diselenggarakan di area Taman Budaya Candra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu - Minggu (21-22/10/2017).

Acara yang dihadiri 5.000 lebih anggota Ling Tien Kung se-Indonesia ini mendapatkan respon positif. Peserta ini datang dari Jakarta, Bandung, Lampung di Sumatra hingga Papua.

Bahkan, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengapresiasi secara khusus kegiatan tersebut. Pembukaan jambore ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan Bupati Irsyad Yusuf beserta istri, penemu Ling Tien Kung Fu Long Swie atau akrab disapa Lao Tse, Ketua MPET2 Brigjen Polisi (Purn) Edy Prawoto dan Ketua Formi Jawa Timur Soeparman, Sabtu malam.

Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, mengaku sangat bangga bisa terlibat dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan jambore Ling Tien Kung ini. Kata dia, jambore ini akan menjadi sejarah.

"Ini jambore pertama. Saya sebagai wakil dari masyarakat Pasuruan sangat bangga karena mampu menjadi tuan rumah. Yang pertama selalu dikenang. Jadi, ke depan, jambore ke 2, 3, dan seterusnya, akan selalu mengingat jambore pertama dimana yakni di Pasuruan," katanya.

Bupati mengaku pernah mengikuti dan tergabung dalam Ling Tien Kung sebelum menjabat sebagai Bupati. Namun, saat ini, ia mengaku tidak bisa rutin berlatih akibat kesibukan jadwal kegiatannya sebagai kepala daerah.

“Tapi setelah mendengar beberapa testimoni tadi, saya berjanji akan menyediakan tempat di halaman Pendopo setiap Jumat untuk latihan (Ling Tien Kung),” kata Gus Irsyad disambut gemuruh tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir.

Gus Irsyad mengakui keampuhan Ling Tien Kung. Bagi yang. mencari kesembuhan melalui terapi tanpa obat ini, Ling Tien Kung inilah solusinya.

Jambore Nasional Ling Tien Kung yang baru pertama kalinya dilaksanakan tersebut berbarengan ulang tahun atau hari jadi terapi penyembuhan tersebut yang ke-12.

Suasana semakin meriah dan menghibur karena beberapa demo gerakan-gerakan terapi Ling Tien Kung seperti gerakan tingkat dasar, Fung U Long V, Kipas Kembar, Tai Chie 24 Jurus, Tai Chie 42 Jurus yang ditampilkan ratusan anggota dipadukan secara bergiliran dengan penampilan tari massal ‘Pasuruan Gemuyu’ ciptaan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Tak hanya tarian dari berbagai daerah juga ikut ditampilkan seperti tari Gandrung Banyuwangi, serta tarian Pendet dari Bali.

Hari ini, jambore diisi dengan latihan Ling Tien Kung secara massal oleh para anggota Ling Tien Kung dari berbagai wilayah di Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan singkat instruktur tingkat dasar yang kemudian akan langsung diwisuda sebagai instruktur.

Penemu terapi yang berarti ilmu titik nol ini Fu Long Swie yang memberikan pelatihan kepada para peserta.

Sekadar diketahui, Ling Tien Kung merupakan berbagai gerakan-gerakan khusus yang berfungsi sebagai terapi pengobatan tanpa sedikitpun menggunakan obat-obatan. Banyak mereka yang ikut mengalami kesembuhan melalui perantara terapi ini.


Ketua MPET2 yang mengelola Ling Tien Kung sekaligus ketua panitia Jambore Nasional Brigjen Polisi (purn) Edy Prawoto mengungkapkan, melalui kegiatan Jambore nasional ini diharapkan menjadi ajang silaturahim sekaligus menata kembali barisan untuk Ling Tien Kung lebih baik ke depannya.

“Selain itu, kami juga ingin masyarakat luas mengenal Ling Tien Kung," pungkas dia. (Surya/Galih Lintartika)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved