TribunJatim/

Jual Jamu Kuat Tok Cer untuk Pria, Andri Ditangkap Polisi

Jamu kuat untuk pria dari berbagai merek yang dipajang di kios Jamu Tradisional Sumber Waras, mengantar pria menghadapi pengapnya jeruji besi.

Jual Jamu Kuat Tok Cer untuk Pria, Andri Ditangkap Polisi
SURYA/DONI PRASETYO
Andri Yadi, penjual jamu kuat ditangkap Polres Magetan, karena menjual jamu kuat tradisional tanpa izin, Selasa (24/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Andri Yadi (34), pemilik kios Jamu Sumber Waras di Jalan Raya Teboon, Desa Teboon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan ditangkap Anggota Ratresnarkoba Polres Magetan.

Pasalnya, dia menjual jamu kuat untuk pria yang selalu dikatan tok cer jika dikonsumsi, tanpa surat izin edar dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Jamu kuat tersebut dijualnya di kiosnya, Jamu Tradisional Sumber Waras.

Kasat Resnarkoba Polres Magetan AKP Tri Cahya Budi Hartono mengatakan, penangkapan Andri dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada penjual jamu kuat tradisional tanpa tanpa izin edar dari BPOM.

"Ternyata setelah dicek anggota di lapangan, informasi itu benar, sehingga pelaku diamankan," ujarnya, kepada Surya, Selasa (24/10/2017), didampingi Kasubbag Humas Polres Magetan AKP ST Suyatni.

Baru Memejamkan Mata, Kamar Pemuda ini Diserang 4 Orang dan Langsung Membacoknya

Nasib Tragis Ica, Gadis Cantik ini Tewas Diperkosa Ramai-ramai Empat Driver Ojek Online

Menurutnya, tersangka Andri Yani merukana warga Desa Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jabar. Dia baru empat bulan berjualan jamu kuat, yang mayoritas jamu tradisional Cina.

"Jamu kuat, pegal linu dan ramuan asal Cina yang didagangkan tersangka, selain tidak punya izin edar juga tidak ada izin dari BPOM RI. Sehingga kandungan yang ada di jamu kuat, jamu tradisonal, dan ramuan Tionglok itu tidak bisa dipertanggungjawabkan dan masuk obat daftar G (berbahaya)," terang Suyatni,.

Setelah ditanyakan izin yang dipunyai kios Jamu Kuat Tradisional ternyata, tidak pelaku tidak memiliki surat surat izin menjual jamu dan obat.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help