TribunJatim/
Home »

Jatim

Sistem Pelayanan E-KTP di Dispendukcapil Kabupaten Blitar Semrawut

Tri Wahyu Widodo (31), terlihat lega begitu selesai mengambil E-KTP di kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar, di Kanigoro

Sistem Pelayanan E-KTP di Dispendukcapil Kabupaten Blitar Semrawut
Surya/ Samsul hadi
Suasana antrean pemohon pencetakan E-KTP di kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Senin (13/11). Warga menganggap sistem pelayanan pencetakan E-KTP masih semrawut karena campur jadi satu dengan pelayanan administrasi kependudukan lain. 

 TRIBUNJATIM.COM,BLITAR – Sistem pelayanan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar, Jawa Timur banyak dikeluhkan masyarakat.

Sistem pelayanannya semrawut dan sampai sekarang belum ada solusinya.

Tri Wahyu Widodo (31), terlihat lega begitu selesai mengambil E-KTP di kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar, di Kanigoro, Senin (13/11/2017).

Sambil tersenyum, pemuda asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, ini memamerkan E-KTP miliknya ke teman yang mengantarnya ke kantor Dispendukcapil.

“Akhirnya punya E-KTP,” kata Tri sambil menyodorkan E-KTP miliknya ke temannya.

Perjuangan Tri mendapatkan E-KTP bisa dibilang tidak gampang. Pemuda berambu ikal itu datang ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Blitar pukul 06.00 WIB, saat pelayanan belum buka.

Dia rela datang lebih pagi dengan harapan agar mendapat nomor antrean lebih awal. Tetapi, ternyata saat dia datang, pemohon lain sudah banyak yang antre di kantor Dispendukcapil.

“Saya datang pukul 06.00 WIB saja dapat antrean nomor 87, yang lain mungkin datang subuh,” ujarnya.

Baca: Hilangkan Warga Menyeberang Sembarangan di Perlintasan Kereta, Risma Pilih Cara Cospleng ini

Setelah mendapat nomor antrean Tri harus menunggu petugas pelayanan E-KTP datang. Setelah itu, dia bersama pemohon lain memasukkan berkas ke petugas pelayanan. Selanjutnya, dia menunggu giliran dipanggil petugas pelayanan.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help