TribunJatim/

Terdakwa Achmad Boediono Dirut PT Garam Nonaktif Akhirnya Lepas Demi Hukum

Padahal jika tuntutan itu segera dilaksanakan dan kuasa hukum segera membuat nota pembelaan sehingga tidak sampai masa tahanan berakhir.

Terdakwa Achmad Boediono  Dirut PT Garam Nonaktif Akhirnya Lepas Demi Hukum
Surya/sugiyono
Terdakwa Achmad Boediono Dirut PT Garam nonaktif berjabat tangan dengan tim jaksa Kejaksaan Negeri Gresik dengan tersenyum lega, Senin (13/11/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Terdakwa Achmad Boediono Direktur Utama (Dirut) PT Garam nonaktif akhirnya lepas dari jeratan hukum akibat masa tahanan berakhir 13 Nopember 2017.

Lepasnya terdakwa itu diduga akibat lamanya tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik yang harus meninggu dari Pengadilan Tinggi.

Namun tim JPU Kejari Gresik yang dibacakan oleh Lila Yusrifa P di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Putu Mahendra mengatakan,  pihaknya sudah mengajukan tuntutan ke Pengadilan Tinggi namun tidak segera ada balasan sehingga tuntutan tertunda hingga tiga kali.

Padahal jika tuntutan itu segera dilaksanakan dan kuasa hukum segera membuat nota pembelaan sehingga tidak sampai masa tahanan berakhir.

Sebab dari kuasa hukum terdakwa Achmad Boediono juga memohon penundaan pembacaan pledoi hingga dua kali.

Penundaan pertama karena agenda sidang pledoi terlalu dekat. Kemudian yang kedua juga meminta penundaan karena masih koordinasi dengan pimpinan PT Garam.

Permohonan penundaan pledoi itu disampaikan Maha Awan Buwana selaku kuasa hukum terdakwa.

“Kami mohon waktu yang mulia. Kami masih koordinasi dengan pimpiman PT Garam untuk memberikan masukan terkait pledoi yang sudah kami buat. Besok Kamis kami menjamin bisa,” kata Maha Awan Buwana, dalam persidangan, Senin (13/11/2017).

Majelis hakim Putu Mahendra kemudian koordinasi dengan hakim anggota. Kemudian menanyakan sikap tim JPU Kejari Gresik.

“Bagaimana sikap jaksa?. Seharusnya dibacakan hari ini yang mulia, tapi karena kuasa hukum terdakwa belum siap, kita menunggu kesiapan kuasa hukum,” kata Jaksa Lila Yusrifa.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help