TribunJatim/

Tersangka KUPS Pacitan Bisa Lebih 16 Orang

Dalam penanganan kasus ini, penyidik mulai mencium adanya kejanggalan saat penyerahan sapi ke kelompok ternak.

Tersangka KUPS Pacitan Bisa Lebih 16 Orang
surya/ahmad zaimul haq
Sebanyak 16 peternak dari wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur ditahan Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ke dalam Rutan Klas I Surabaya, di Kelurahan Medaeng, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Senin (13/11). Pasalnya, mereka diduga terlibat kasus korupsi kredit usaha Peternakan Sapi di wilayah Pacitan, yang nilainya sekitar Rp5,3 miliar. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tersangka dugaan korupsi Kredit Usaha Peternakan Sapi (KUKPS) di Pacitan jumlah tersangkanya diperkirakan lebih dari 16 orang.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik mulai mencium adanya kejanggalan saat penyerahan sapi ke kelompok ternak.

Kejanggalan yang sudah dikantongi penyidik adalah tidak terdaftarnya kelompok ternak Agromilk I dan Agromilk II di Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Pacitan.

Padahal sebagai syarat utama untuk mendapatkan kredit adalah kelompok harus terdaftar.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpung SH, menjelaskan penyidik terus menggali informasi di lapangan dalam penyidikan KUPS di Pacitan.

Pasalnya, jumlah kerugian negara cukup besar yakni mencapai Rp 5,3 miliar.

"Penyidikan terus berlangsung untuk mendapatkan bukti yang otentik," tutur Richard Marpaung, Selasa (14/11/2017).

Dalam kasus ini, kata Richard Marpaung, penyidik sudah memeriksa Bank Jatim selaku pengucur kredit.

Namun saat didesak apakah ada tengara atau indikasi permainan antara tersangka dengan pihak lain?

"Itu masuk pokok materi. Jangan masuk materi pemeriksaan mas," paparnya.

Apakah nantinya penyidik juga akan memeriksa dinas terkait untuk mengcros cek tidak terdaftarnya dua KUPS itu? "Nanti akan dijadwalkan," jelas Richard.

Halaman
123
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help