Mak Jleb, 102 Wanita Penghibur di Magetan terjangkiti Aids/HIV

kenaikkan wanita penghibur yang terjangkiti HIV sangat signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya 48 orang wanita penghibur.

Mak Jleb, 102 Wanita Penghibur di Magetan terjangkiti Aids/HIV
Istimewa
Ilustrasi PSK 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Wanita pekerja hiburan malam di Kabupaten Magetan yang terinfeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh (Human Immunodeficiency Virus/HIV) meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun 2016 lalu.

"Tahun 2016 hasil pemeriksaan darah dari sejumlah tempat hiburan malam, di wilayah Kabupaten Magetan, ada sebanyak 48 penderita. Angka ini masih rendah dibanding tahun 2017 ini," kata Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Linkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Slamet kepada Surya, Jumat (22/12).

Tahun 2017 ini, kata Slamet, kenaikkan wanita penghibur yang terjangkiti HIV sangat signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya 48 orang wanita penghibur.

"Ini memprihatinkan, dari 48 orang yang terjangkiti, pada bulan November tahun 2017 yang terjangkiti melonjak tajam menjadi sebanyak 102 orang. Temuan ini setelah kita melakukan pemeriksaan darah secara kepada wanita penghibur di tempat tempat hiburan malam di wilayah Magetan,"jelas Slamet.

Bahkan, lanjut Slamet dari hasil mobile visiti (mengunjungi) Dinas Kesehatan, dari 98 responden, 16 responden reaktif.

"Masalah HIV ini neruoakan fenomena gunung es. Dinas Kesehatan yang harus proaktif secara kontinyu melakukan pemeriksaan. Karena dari mereka yang terjangkiti HIV itu 75 persen datang dari luar daerah," ujar Slamet.

Dijelaskan Slamet, terinfeksi HIV bisa membuat seseorang mengalami AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) dan AIDS terjadi ketika HIV menyebabkan kerusakan serius pada sistem imun (kekebalan).

Kondisi ini sangat kompleks dan bervariasi pada setiap orang.

"Ini karena mereka yang terjangkiti, biasanya dengan sukarela memeriksakan diri, sehingga setelah diketahui, virus itu sudah menimbulkan kerusakan serius pada sistem imun, terlambat," kata Slamet .

Libur Panjang, Antisipasi Kemacetan di Simpang Mengkreng Kediri

Sejak beberapa hari ini antiaipasi Kamtibmas, menjelang Nataldan Tahun Baru, aparat gabungan di Kabupaten Magetan, dari Satpol PP, TNI dan Polri gencar melakukan razia ke tempat tempat hiburan malam, yang mayoritas belum mengantongi izin.

Bahkan, Satpol PP Pemerintah Provinsi Jatim, dipimpin langsung Kepala Satpol PP Pemprov Jatim, Budi Santoso ikut gabung di tim Pemkab Magetan.

Dikatakan Budi Santoso, bergabungnya Satpol PP Pemprov Jatim dalam razia Aparat Gabungan Kabupaten Magetan, karena adanya informasi banyak tempat hiburan malam di Magetan yang belum melengkapi izin, namun sudah operasional. (Surya/Doni Prasetyo).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help