Tingkatkan Layanan dan Perlindungan TKI, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Ambulans ke Pakde Karwo

BPJS Ketenagakerjaan berpartisipasi aktif mendukung kegiatan preventif guna menyadarkan pekerja akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.

Tingkatkan Layanan dan Perlindungan TKI, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Ambulans ke Pakde Karwo
TRIBUNJATIM/IST
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis saat menyerahkan bantuan ambulans secara simbolis kepada Gubernur Jatim Soekarwo, didampingi Menaker Hanif Dhakiri, Jumat (12/1/2018) di upacara peringatan Bulan K3 Nasional, di Gedung Negara Grahadi. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BPJS Ketenagakerjaan berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan preventif tahunan guna menyadarkan para pekerja akan pentingnya prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk dilaksanakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Bentuk kepedulian itu, salah satunya diwujudkan dengan menyerahkan secara simbolis bantuan mobil ambulans BPJS Ketenagakerjaan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim. 

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis kepada Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (12/1/2018) di upacara peringatan Bulan K3 Nasional, di Gedung Negara Grahadi.

Ikut menyaksikan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan ribuan peserta upacara. 

Tenaga Kerja Informal Membludak, Pakde Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengatakan, bantuan ambulans gratis tersebut bertujuan untuk peningkatan layanan penempatan dan perlindungan TKI/PMI (Pekerja Migran Indonesia) asal Jatim, juga untuk kepentingan lain terkait perlindungan bagi para pekerja.

Bantuan ini diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang digunakan untuk kepentingan sosial di lingkungan masyarakat.

"Selain ambulans, Pada akhir Desember 2017, BPJS Ketenagakerjaan juga telah menyelenggarakan pelatihan K3 kepada 136 Perusahaan di wilayah Pemprov Jatim," ujarnya.

Menurut E Ilyas Lubis, bbantuan yang diberikan ini sebagai bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan dalam aspek kecelakaan kerja, serta peningkatan pelayanan dimana Dinas Tenaga Kerja sebagai mitra dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja di Indonesia, khususnya di wilayah Jatim.

Kisah UYRU, Korban Pemerkosaan di Kota Malang yang Lahirkan Bayi di Kost yang Bikin Geger

Sementara itu, hingga bulan Desember 2017, capaian kinerja BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jatim tercatat perusahaan aktif sebanyak 57.984, tenaga kerja aktif sebanyak 5,5 juta. Terdiri dari tenaga kerja penerima upah 1,62 juta, sektor bukan penerima upah 293 ribu, dan sektor jasa konstruksi 3.6 juta tenaga kerja.

Untuk ratio pembayaran klaim, sampai dengan bulan Desember 2017 terdapat total 227.891 Kasus dengan total nilai klaim sebesar Rp 2.06 triliun.

Terdiri dari Klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 190.075 kasus dengan klaim sebesar Rp 1,90 triliun, Jaminan Kematian 2.972 kasus dengan nilai klaim sebesar Rp 83,3 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja 21.989 kasus dengan klaim sebesar Rp 145 miliar dan Jaminan Pensiun sebanyak 12.855 kasus sebesar Rp 10,7 miliar.

Ketika Tuah Para Jenderal Tak Lagi Sakti di Pilkada Jawa Timur

Sementara itu, peringatan upacara Bulan K3 Nasional yang digelar di Jatim ini merupakan yang pertama kali digelar diluar Ibukota DKI Jakarta. Tema yang diusung dalam kegiatan kali ini adalah, “Melalui Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mendorong terbentuknya bangsa yang berkarakter”. (*)

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help