25 ABK KM Astro Asri Terjebak di Tengah Samudera Indonesia, Berikut Nama-namanya
Kapal penangkap ikan jenis porsin ini mengalami mesin di selatan Yogyakarta sejak 18 Januari 2018 lalu.
Penulis: David Yohanes | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Kapal KM Astro Asri yang mengalami kerusakan mesin di Samudera Indonesia berangkat dari Jakarta sejak 4 Januari 2018, pukul 23.00 WIB.
Kapal penangkap ikan jenis porsin ini mengalami mesin di selatan Yogyakarta, pada Kamis (18/1/2018), dua minggu sejak keberangkatan.
Dari manifes yang didapat Basarnas, jumlah anak buah kapal sebanyak 35.
Namun dari penjelasan nahkoda kapal, Casnoto alias Wiro lewat radio komunikasi, jumlah ABK sebanyak 32 orang.
"Memang ada tiga nama yang dilingkari. Apakah itu tanda ketiganya tidak berangkat, atau seperti apa belum bisa kami pastikan," terang Kepala Basarnas Pos SAR Trenggalek Asnawi Suroso.
Mesin Mati, Kapal Nelayan Jakarta Terombang-ambing di Lautan Samudera Indonesia
Sejauh ini seluruh ABK masih dalam keadaan sehat.
Kapal masih mempunyai cukup logistik dan BBM untuk sampai ke Pantai Popoh.
Nama-nama ABK KM Astro Sari adalah: Casnoto (nahkoda), Tarjuki (mualim I), Darsono (Kkm), Muhamad Ikhsan (masinis), Kustriyanto (kelasi), Sobroto, Abdul Mochit, Rival Fahron Pasaribu, Haerul Saepudin, Agus Jimi, dan Khasani.
Kemudian Amat Sodikin, Haerul Huda, Nur Wanto, Muhamad Romadhon, Sasudi, Darozi,Waropik, Agus Prayitno dan Inama.
Kenal Cowok Lewat Media Sosial, Keperawanan Siswi SMK Cantik ini Malah Terenggut Paksa
Radius Lombatorijan, Agus Setiawan, Agi Tayono, Tri David Nugroho, Nur Aman, Arip Hisbulah(kelasi), Rido Hidayat, Akhmad Rosikin, Purwanto, Khairul Abidin, Rosidi Wondo dan Thomas Aji Pangestu.
Sedangkan tiga ABK yang masih dipertanyakan keberadaannya adalah Yusup, Puritno dan Ratihan.
Kapal saat ini dalam perjalanan ke Pantai Popoh Tulungagung, dengan kecepatan 2 knots.
Diperkirakan butuh 30 jam sebelum kapal sampai ke pantai.
BREAKING NEWS - Pemilik Anjing Pitbull yang Terkam Sarju Hingga Tewas Resmi Tersangka
(Surya/David Yohanes)