Pensiunan Guru di Tulungagung ini Tewas Mengambang di Kolam Ikan
Pensiunan guru ini ditemukan dalam kondisi mengambang. Menurut Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, keseharian korban tinggal di rumahnya
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Suparlan alias Hardjo Sumarto ditemukan meninggal di kolam ikan gurami miliknya, Selasa (13/2/2018) pukul 06.30 WIB.
Pensiunan guru ini ditemukan dalam kondisi mengambang. Menurut Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, keseharian korban tinggal di rumahnya sendirian.
Pagi tadi keponakan korban yabg bernama Sutilah (53) bermaksud mengantarkan makanan.
Namun Suparlan tidak ditemukan di dalam rumahnya.
Sutilah kemudian minta tolong sepupunya, Andriani Triasmaranti (42) dan Sulibowo untuk mencari Suparlan.
Baca: Ayahnya Meninggal Dunia, Millendaru Posting Soal Memulai Hidup Baru, Niat Mau Berubah?
Mereka mencari ke belakang rumah, dimana kolam Suparlan berada.
Benar saja, tubuh Suparlan ditemukan di dalam kolam.
Tubuh kakek renta ini mengambang dengan kepala di sisi utara.
"Keluarga kemudian melapor ke polisi," tambah Sumaji.
Polisi dari Polsek Ngunut di bawah Panitreskrim, Ipda Pamuji mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
Olah TKP juga dibantu oleh tim Inafis Polres Tulungagung.
"Kolam ada airnya, tapi sudah tidak ada ikannya karena sudah dipanen," tutur Sumaji.
Kolam itu dikelilingi tembok setinggi 1,5 meter dan sedalam 80 sentimeter.
Diduga korban terjatuh saat akan membersihkan kolam.
Baca: Seorang Bapak di Sumenep ini Tega Cabuli Anak Gadisnya Sebanyak 10 kali
Dari pemeriksaan fisik ada bekas luka lecet di pelipis kiri.
Luka itu diduga akibat benturan dengan tembok, sebelum terjatuh.
Tidak ada tanda-tanda penganiayaan.
Korban dipastikan meninggal karena tenggelam. (David Yohanes)