Tahun Baru Imlek

Ikut Peringati Imlek, Gus Ipul-Mbak Puti Teringat Keberanian Gus Dur dan Kebijakan Megawati

Ikut memperingati Tahun Baru Imlek, Gus Ipul dan Mbak Puti teringat keberanian mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri.

Ikut Peringati Imlek, Gus Ipul-Mbak Puti Teringat Keberanian Gus Dur dan Kebijakan Megawati
TRIBUNJATIM.COM/ISTIMEWA
Puti Guntur Soekarno saat memperingati Imlek di Masjid Muhammad Cheng Ho, Surabaya, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menyambut Tahun Baru Imlek 2569 yang diperingati Jumat (16/2/2018) besok, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno menyampaikan "Selamat Tahun Baru Imlek".

Menurut Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, Indonesia memiliki banyak kekayaan budaya, termasuk budaya-budaya yang hidup di Jawa Timur.

Tiga Paslon Walikota dan Wakil Walikota Madiun akan Berkampanye Selama 114 Hari

Salah satu kekayaan budaya tersebut adalah budaya Tionghoa yang telah lama berakulturasi dengan budaya-budaya lain yang lebih dulu ada di nusantara ini.

Memperingati Imlek, Gus Ipul teringat kembali keberanian mantan Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, pamannya.

Gus Dur yang juga mantan Ketua Umum PBNU tersebut yang dikenal aktif mempromosikan multikultural Indonesia.

“Di masa Presiden Abdurrahman Wahid juga, telah ditetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur,” kata Gus Ipul, yang juga Ketua PBNU itu.

Kampanye Hari Pertama, Gus Ipul Pilih ke Malang, Tak Ingin Lewatkan untuk Minta Doa Restu Kiai Ini

Imlek ditetapkan Presiden Gus Dur sebagai hari libur melalui Keputusan Presiden Nomor 19/2001, tanggal 9 April 2001.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved