Pelaku Pencabulan di Kota Madiun Tidak Bisa Bebas, MA Hukum Lima Tahun Penjara

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun.

Pelaku Pencabulan di Kota Madiun Tidak Bisa Bebas, MA Hukum Lima Tahun Penjara
Ist
Ilustrasi 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Bayu Samodra Wijaya (21), terdakwa kasus pencabulan anak di bawah umur sebentar lagi tak lagi dapat menghirup udara bebas.

Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun.

Kepala Seksi Pidana Umum, Kejari Kota Madiun, Hambaliyanto menuturkan, pihaknya telah menerima putusan petikan putusan dari MA.

"Kami sudah menerima petikan putusan dari MA, bahwa terdakwa Bayu Samudra Wibawa (21) divonis bersalah dengan hukuman lima tahun penjara," kata Hambaliyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/2/2018) siang.

Hambali menuturkan, surat petikan putusan dari MA bernomor 1741K/Pid.Sus/2017 tersebut diterbitkan pada 11 Desember 2017, dan baru diterima Kejari Kota Madiun pada 29 Januari 2018, lalu.

Baca: Gara-gara Tariannya, Zaskia Gotik Dibilang Nggak Punya Otak, Begini Balasan Menohok Si Goyang Itik

"Baru kami terima, sekitar sebulan setelah diputus," kata Hambali sambil menunjukan surat petikan putusan dari MA.

Terhadap vonis dari MA yang diketuai oleh Ketua Majelis Hakim Prof Dr Surya Jaya tersebut, Kejari Kota Madiun belum dapat melakukan eksekusi terhadap terdakwa karena masih menunggu putusan lengkap.

"Harus menunggu keputusan lengkap. Ini kan belum keputusan lengkap yang saya terima, baru surat petikan putusan. Jadi saya belum bisa eksekusi juga,"kata Hambali.

Kini pihaknya masih menunggu surat putusan lengkap dari MA yang dikirim ke Pengadilan Negeri Kota Madiun terlebih dahulu, baru kemudian diteruskan ke JPU Kejari Kota Madiun untuk dilakukan eksekusi.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved