Home »

Bisnis

» Makro

Tersebar di Semua Sektor, Target Pertumbuhan Wirausaha Baru Capai 200 Ribu Orang

Target 2018-2019, pertumbuhan wirausaha baru nantinya bisa mencapai 20.000 orang yang tersebar di semua sektor.

Tersebar di Semua Sektor, Target Pertumbuhan Wirausaha Baru Capai 200 Ribu Orang
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Ratna Utarianingrum, Direktur Kimia, Sandang, Aneka, dan Kerajinan (KISAK) Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kamis (8/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Populasi pelaku usaha berbasis sentra di Pulau Jawa terbilang cukup banyak.

Hal itu diungkapkan oleh Ratna Utarianingrum, Direktur Kimia, Sandang, Aneka, dan Kerajinan (KISAK).

Satu di antaranya adalah sektor industri alas kaki yang menyumbang kontribusi terhadap PBD sebesar Rp 26,5 triliun atau 2,4 persen pada tahun 2017.

Intip Yuk Foto-Foto Pernikahan Sederhana Ilham Smash, Beda Banget Deh dari Pernikahan Artis Lain!

Kendati demikian, Ratna mengatakan pihaknya melalui Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia memberikan fasilitas akses untuk meningkatkan produktivitas dan pendampingan tenaga ahli bagi pelaku usaha industri kecil dan menengah (IKM), tak terkecuali industri alas kaki.

"Melalui kegiatan IFCC (Indonesian Footwear Creative Competition) misalnya, diharapkan ke depannya ini bisa menelurkan pelaku IKM muda," jelasnya kepada TribunJatim.com, Kamis (8/3/2018).

Selain dari fasilitas pendampingan, Ratna juga menambahkan memberikan akses kredit usaha rakyat, juga program restrukturisasi mesin peralatan.

Buat Konsep Ide Kampanye Sosial Media untuk Pemilih Muda, Mahasiswa UK Petra Surabaya Raih Juara Lho

"Program ini kami berikan potongan diskon sebesar 30 persen untuk mesin lokal. Lalu, 20 persen untuk mesin impor," tambahnya.

Ratna menjelaskan target 2018-2019, pertumbuhan wirausaha baru nantinya bisa mencapai 20.000 orang yang tersebar di semua sektor, dihitung dari nilai investasi maupun pengrajinnya.

"Kalau di Jawa Timur itu ada alas kaki dan kulit. Di Jawa Barat itu di Cibaduyut juga dan Jogjakarta," terangnya.

Belasan Rumah Rusak, Pemkab Jombang Beri Bantuan ke Korban Angin Puting Beliung di Desa Sawiji

Untuk di Jawa Timur, Ratna mengatakan seperti di daerah Sidoarjo, Pasuruan, Magetan, dan beberapa sentra di Osowilangun.

Tak hanya itu, di luar Jawa pun demikian. Ratna mengatakan seperti wilayah Timur yang banyak menghasilkan kulit non konvensional.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help