Warga Pakunden Kota Kediri Minta Dipekerjakan di RSUD Gambiran 2

Warga Kelurahan Pakunden, Kota Kediri mempertanyakan realisasi janji Pemkot Kediri untuk mempekerjakan masyarakat setelah RSUD Gambiran

Warga Pakunden Kota Kediri Minta Dipekerjakan di RSUD Gambiran 2
SURYA/DIDIK MASHUDI
Bangunan RSUD Gambiran 2 Kota Kediri yang telah selesai akhir tahun bakal mulai dioperasikan, Selasa (18/7/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Warga Kelurahan Pakunden, Kota Kediri mempertanyakan realisasi janji Pemkot Kediri untuk mempekerjakan masyarakat setelah RSUD Gambiran 2 di Jl Kapten Tendean mulai dioperasikan.

Sejak awal Maret 2018, RSUD Gambiran 2 mulai difungsikan untuk pelayanan rawat inap pasien. Sebagian besar pasien sudah diboyong dari bangunan lama di Jl KH Wahid Hasyim.

"Perwakilan warga akan mempertanyakan lagi surat yang telah kami kirim tahun lalu. Karena sampai sekarang masih belum ada jawaban dan realisasinya," ungkap Kamid, perwakilan warga Kelurahan Pakunden kepada Surya, Minggu (11/3/2018).

Dijelaskan Kamid, surat yang dikirimkan warga saat itu RSUD Gambiran 2 masih belum dioperasikan. Namun mulai awal Maret 2018, rumah sakit sudah difungsikan untuk rawat inap pasien.

Baca: Usai Pesta Miras, Dua Pemuda Sumenep Ini Tewas Terseret Arus

"Karena RSUD Gambiran 2 sudah operasional kami berharap pemkot pro aktif mangakomodir usulan warga. Usulan ini sesuai perjanjian pada berita acara dari pihak pemkot tahun 2009," jelas Kamid.

Diungkapkan Kamid, saat itu tim dari Pemkot Kediri yang hadir di antaranya, Mandung, Maki Ali, Direktur RSUD Gambiran saat itu dr Endang Laksmini serta Camat Pesantren Jawadi. Dari pihak warga Kelurahan Pakunden diwakili tim yang beranggotakan 20 orang.

"Karena masih belum ada realisasinya, warga akan menyampaikan tuntutannya lagi ke pemkot," jelasnya.

Sejauh ini kata Kamid, sejak RSUD Gambiran 2 mulai dioperasikan baru ada dua orang warga Kelurahan Pakunden yang telah dipekerjakan sebagai petugas penjaga parkiran.

Sementara sesuai dengan surat tuntutan yang diajukan warga ada empat item pengisian formasi tenaga kerja. Di antaranya, formasi tenaga non medis yang meliputi cleaning servis, sopir, satpam dan petugas parkir.

Sedangkan tenaga medis meliputi bidan, perawat, farmasi, ahli gizi dan analis. Formasi tenaga administrasi serta kantin di RSUD Gambiran 2 dikelola oleh warga Lingkungan Bence, Kelurahan Pakunden.

Baca: Para Seniman Titip Pesan ke Khofifah Untuk Pelestarian Reog Ponorogo

Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima saat dikonfirmasi melalui Kabag Humas Pemkot Kediri Drs Apip Permana menjelaskan, saat ini masih belum ada rencana rekrutmen pegawai baru untuk RSUD Gambiran 2.

"Rekrutmen pegawai perlu dikaji lebih serius. Hal ini menyangkut kebutuhan dan kemampuan anggaran," jelasnya.

Selain itu, beban kerja dan analisis kebutuhan kerja masih dalam tahap kajian. Jadi belum diketahui hasilnya. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved