Tahun Ini Kereta Gantung Akan Melintas di Suramadu dan Jembatan Surabaya

warga Surabaya sudah bisa menikmati fasiltas kereta gantung. Wahana istimewa yang akan menikmati sensasi Surabaya di ketinggian

Tahun Ini Kereta Gantung Akan Melintas di Suramadu dan Jembatan Surabaya
Tribun Jatim/Pradhitya Fauzi
Nelayan di Kawasan Jembatan Suramadu pada Rabu (5/4/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tahun ini, warga Surabaya sudah bisa menikmati fasiltas kereta gantung. Wahana istimewa yang akan menikmati sensasi Surabaya di ketinggian, mengitari Jembatan Suramadu hingga Jembatan Surabaya.

"Nantinya semua spot wisata dan ikon Surabya Pantai Kenjeran akan dinikmati dari ketinggian. Kereta gantung tahun ini akan melintasi Jembatan Suramadu," terang Kepala Beppeko Surabaya, Agus Iman Sonhaji, Rabu (14/3/2018).

Saat ini Pembangunan fisik untuk titik Suramadu sisi Surabaya itu dikatakan sudah disiapkan. Bahkan pengerasan tanah untuk tiang pancang di sisi itu sudah dikerjakan.

Nantinya, kereta gantung canggih itu akan bertolak dari sisi kiri jembatan Suramadu. Kemudian akan melintas pelan di atas jembatan megah ini menuju sisi kanan jembatan.

Baca: Jacksen F Thiago, Pelatih Barito Beberkan Sebab Dirinya Marah ke Wasit

"Perlahan tengah disiapkan. Target kami hingga akhir tahun kereta gantung ini sudah terealisasi hingga jarak dekat. Minimal melintasi jembatan Suramadu," kata Agus.

Rencananya, akan ada kereta gantung yang melintasi kawasan wisata Surabaya sisi timur itu. Ikon wisata Kenjeran akan dihidupkan dengan fasilitas kereta gantung.

Begitu juga ikon baru Jembatan Surabaya dan Sentra Ikan Bulak (SIB) akan hidup jika ditunjang wahana baru kereta gantung tersebut. Di setiap ikon wisata itu, kereta gantung akan berhenti.

Spot-spot wisata itu akan menjadi Semacam halte. Mereka para pengunjung dan wisatawan yang naik kereta udara itu akan diarahkan turun di spot itu untuk menikmati tempat wisata Surabaya.

Spot-spot itu sekaligus sebagai kaki pancang tiang kereta. Orang bisa baik turun di lokasi ini.
"Santra Ikan Bulak harus diramaikan. Begitu juga Jemabtan Surabaya. Kita mulai dari Suramadu," urai Agus.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help