TribunJatim/
Home »

Jatim

Lebih 5 Tahun Operasi di Jatim, Jaringan Pesta Seks Tukar Pasangan ini Modal Fantasi dan Buku Nikah

Sebuah ajang pesta seks tukar pasangan yang selalu licin berhasil dibongkar Ditreskrimum Polda Jatim.

Lebih 5 Tahun Operasi di Jatim, Jaringan Pesta Seks Tukar Pasangan ini Modal Fantasi dan Buku Nikah
SURYA/FATKHUL ALAMY
Seorang polwan di Polda Jatim mendampingi tiga pasutri yang diamankan Polda Jatim lantaran kasus pesta seks tukar pasangan, Senin (16/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Jaman sekarang sudah edan. Sebuah ajang pesta seks yang dilakukan di hotel berhasil dibongkar Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Pesta seks ini dilakukan tiga pasangan suami istri (pasutri) dengan cara tukar pasangan.

Para pasutri yang digerebek polisi, yakni THD (53), warga asal Keputih, Sukolilo Surabaya, RL (49), SS (47), WH (51), DS (29) dan AG (30).  

THD merupakan tersangka dalam kasus ini, sedangkan lima orang lainnya korban.

Kasus asusila ini terungkap bermula dari  informasi masyarakat soal adanya aktivitas sosial yang menyimpang, yakni pesta sek berbertukar-tukar pasangan.

Lompat Jendela Keluar dari Kamar Cewek, Siswa Madrasah Tsanawiyah ini Telanjang Bulat Dikejar Warga

Polisi meringkus tiga pasangan pasutri di sebuah hotel di Lawang, Malang, Minggu (15/3/2018).

“Para pasutri ini diamankan atas aktivitas seks menyimpang. Mereka membuat grup dan berkomunikasi di grup media sosial (medsos) WhatsApp dan Twitter, saling bertukar pasangan dan diamankan di hotel di Malang,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera,  Senin (16/4/2018).

Pesta seks tukar pasangan itu ternyata ide dari THD (53). Warga asal Keputih, Sukolilo Surabaya ini merupakan inisiator dan pembuat grup WA guna mewadahi komunitas pasutri yang memiliki fantasi hubungan badan tukar pasangan.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum, AKBP Yudhistira menambahkan, THD lah yang membuat grup WA dengan nama sparkling dengan anggota 28 orang.

Halaman
123
Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help