Mesum di Alun-alun Magetan Didepan Banyak Orang, Tiga Sejoli Pelajar Ditangkap Satpol PP

Satpol PP Pemkab Magetan mengaman tiga sejoli pelajar yang kepergok lagi mesum di alun-alun Kota.

Mesum di Alun-alun Magetan Didepan Banyak Orang, Tiga Sejoli Pelajar Ditangkap Satpol PP
SURYA/DONI PRASETYO
Sepasang remaja usia SMP yang berbuat mesum di Alun-alun saat dibawa ke kantor Satpol PP Magetan. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Satpol PP Pemkab Magetan mengaman tiga pasangan remaja di bawah umur, yang kepergok melakukan tindakan mesum di alun alun Kota setempat.

Ketiga pasang sejoli yang masih pelajar ini digelandang ke kantor Satpol PP untuk diberi pengarahan dan dipanggilkan orangtuanya.

Dari tiga sejoli yang ditangkap, dua pasang siswa SMK, dan satu pasang berusia SMP.

Mereka ditangkap saat melakukan tindakan mesum di tempat publik dan dilihat banyak orang, termasuk anak kecil.

"Mereka tidak malu malu melakukan tindakan tidak senonoh didepan banyak orang yang mengunjung alun alun," ujar Kasi Tramtibmas dan Operasi Pengendalian Satpol PP Magetan Khamim Basyori, kepada Surya, Selasa (1/5/2018).

Jelang Berangkat, 13 Orang Calon Jemaah Haji Asal Surabaya ini Tiba-tiba Pilih Tunda ke Tanah Suci

Mojok di Belakang Sekolah, Sejoli Pelajar di Jember ini Pacaran sambil Pesta Miras Oplosan Maut

Tindakan amoral itu, lanjut Khamim, diketahui anggota Satpol PP setelah ada pengunjung yang melapor ada pasangan yang sedang melakukan perbuatan tidak senonoh itu di kursi taman alun alun.

"Kami langsung meluncur ke tempat yang disebutkan pengunjung itu, benar pasangan itu lagi melakukan hal yang tidak sepantasnya dilakukan pasangan itu, apalagi ditempat umum pada siang bolong," jelas Khamim.

Pasangan yang ketiga dipergoki mojok di taman alun alun persisnya depan Masjid Agung Magetan ini usia keduanya masih 15 tahun. Meski begitu, apa yang dilakukan keduanya bikin geleng geleng pengunjung taman alun alun.

Tersangkut Kasus Tower yang Jerat Bupati MKP, Rumah Mantan Wakil Bupati Malang Digeledah KPK

"Ketiga pasangan tidak senonoh itu melanggar peraturan daerah tentang Kamtibmas. Meski begitu kami hanya bisa melakukan pembinaan dan menyerahkan kepada orangtuanya masing masing," katanya.

Setelah ketiga pasangan tidak senonoh itu diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatanya dan dipanggilkan orangtuanya masing masing, mereka dibolehkan pulang.

"Anak perempuan dari Dusun Sambi, Simo, Kendal, Ngawi itu berkenalan dengan cowoknya anak Ngariboyo lewat media sosial facebook. Setelah teleponan dua kali ketemu di alun alun, melakukan perbuat itu," pungkas Khamim. (Surya/Doni Prasetyo)

Tanya Biaya Perawatan Istri, Santoso Todongkan Pistol ke Petugas RS Muhammadiyah, Semua Panik, Lalu

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help