Dijanjikan Pekerjaan, Motor Dua Gadis Gresik Dilarikan Kenalannya

Anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Gresik berhasil menggagalkan aksi kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Dijanjikan Pekerjaan, Motor Dua Gadis Gresik Dilarikan Kenalannya
(surya/Sugiyono)
PENIPUAN - Kedua korban penipuan pencari kerja dimintai keterangan di Mapolsek Gresik Kota, Minggu (10/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Gresik berhasil menggagalkan aksi kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Aksi kejahatan itu dilakukan tersangka dengan pura-pura memberikan pekerjaan, tapi ternyata motor pencari kerja diembat dengan cara digendam.

I Made Agus sekretaris Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Gresik mengatakan bahwa terungkapnya aksi kejahatan gendam itu berasal dari laporan anggota PP di Desa Gesang Kulud Kecamatan Cerme bahwa ada dua orang remaja yang mencari kerja tapi motornya diminta oleh seseorang.

"Korban ini warga Cerme, kemudian kenal dengan seseorang bahwa bisa mendapatkan pekerjaan. Kemudian, pelaku dengan penuh tipu daya dan pura-pura pinjam motor korban. Ternyata sampai sore hari tidak kunjung dikembalikan," kata Agus, Minggu (10/6/2018).

Setelah mendapat informasi tersebut, anggota PP langsung mencari motor korban. Ternyata, motor tersebut dibawa pelaku berinisial Z warga Kecamatan Gresik.

Motor ditinggal di area parkir tempat pelelangan ikan (TPI) Kecamatan Gresik.

Melihat motor yang ditinggalkan itu, anggota PP bersama beberapa warga langsung mengikat motor tersebut sehingga tidak bisa dibawa kabur. Kemudian warga menunggu siapa yang mengambil motor tersebut.

"Setelah ditunggu beberapa jam, ternyata yang mengambil motor itu Z, warga Kecamatan Gresik. Kemudian, Z langsung dilaporkan ke Polsek Gresik Kota," katanya.

Dalam pemeriksaan di Mapolsek Gresik Kota, Z sudah sering melakukan penipuan dengan pura-pura bisa mencarikan pekerjaan.

Namun, faktanya tidak bisa mencarikan pekerjaan.

"Jadi, warga jangan mudah percaya pada seseorang yang bisa mendapatkan pekerjaan. Sebab, semuanya pekerjaan menggunakan sistem tes," imbuhnya.

Sementara kedua korban penipuan, mengatakan bahwa kenal dengan Z dari media sosial facebook. Kemudian, dalam komunikasi Z mengaku bisa menyalurkan pekerjaan. Oleh karena itu, percaya dan menemui di sekitar minimarket di Jl Gubernur Suryo Gresik.

"Ya percaya saja. Menjelang lebaran pengen cari kerja untuk membantu orang tua," kata kedua korban dengan enggan menyebutkan namanya. (Surya/Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved