Liga Indonesia

Egi Wahyuni, Cinta Persebaya Dari Hati Sampai Ujung Rambut

Egi Wahyuni, bonita kelahiran Surabaya 13 April 2001 ini begitu cinta dengan Persebaya Surabaya.

Egi Wahyuni, Cinta Persebaya Dari Hati Sampai Ujung Rambut
dya ayu/surya
Egi Wahyuni 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Egi Wahyuni, bonita kelahiran Surabaya 13 April 2001 ini begitu cinta dengan Persebaya Surabaya.

Sangking cintanya pada Bajul Ijo, Egi rela mengubah warna rambutnya seperti warna khas Persebaya yakni hijau.

Hal ini dia lakukan sebagai wujud totalitasnya dalam mencintai serta mendukung tim sepakbola kebangganya.

"Sebenernya memang dasarnya saya suka mewarnai rambut, kan saya memang sekolah kecantikan rambut. Kebetulan karena saya cinta Persebaya, jadi saya warnai rambut warna hijau," kata Egi Wahyuni, Senin (11/6/2018).

"Ini wujud totalitas saya pada Persebaya," tambahnya.

Baca: Pelatih Arema FC Milan Petrovic Sebut Dua Negara Ini Bisa Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia Russia

Selain mencintai Persebaya secara total dengan mewarnai rambut sesuai warna kebesaran Bajul Ijo, bonita cantik yang juga gemar tato ini juga berperan aktif dibidang sosial bersama bonek dan bonita lainnya.

Seperti saat bulan puasa seperti saat ini, Egi dkk membagikan takjil gratis, selain itu juga ada aksi positif lainnya yang dia lakukan.

Pihaknya mengaku, banyak hal positif yang dia dapat selama menjadi pendukung Persebaya. Bahkan apabila selama ini dia sempatendapat kabar miring soal bonek, hal ini telah dia patahkan setelah dia membuktikan sendiri menjadi pendukung Persebaya, banyak kegiatan positif yang dia lakukan.

"Banyak sekali manfaat positifnya. Saya bisa mempunyai banyak teman baik dosini. Selain itu menjadikan diri saya lebih kreatif dan lebih peduli tentunya. Banyaknya aksi terjun kejalan dalam satu tujuan yaitu berbagi dan peduli, membuat saya menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan selalu bersyukur," jelasnya.

Baca: Ada 8 Pemain Arema FC Bakal Dilepas dan Dipinjamkan

Tak hanya itu, Egi mengaku banyak pelajaran yamg bisa ia petik, yakni kebersamaan, solidaritas dan persaudaraan.

"Itu yang membuat saya nyaman jadi bonita. Jujur manfaat positifnya lebih banyak ke diri saya. Belajar antar sesama pecinta Persebaya maupun didalam komunitas saya," tutur Egi.

Dari hal positif yang dia dapat, membuatnya semakin cinta dan juga rela membela Persebaya baik saat away maupun home.(myu)

Penulis: Dya Ayu
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help