Lebaran 2018

Jumlah Penumpang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Menurun

Jumlah penumpang arus mudik dan balik Lebaran 2018 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menurun dari tahun sebelumnya.

Jumlah Penumpang Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Menurun
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kepadatan penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada H+7 Lebaran 2018, Sabtu (23/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lonjakan penumpang saat arus balik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, terlihat pada H+7 Idul Fitri.

Menurut data rekapitulasi sementara data angkutan Lebaran 2018, sampai tanggal 22 Juni 2018 sebanyak 6.619 penumpang (pnp) memanfaatkan Pelabuhan Tanjung Perak.

Sedangkan kota asal penumpang turun didominasi dari Balikpapan yakni 21.750 pnp, disusul dari Makassar sebanyak 13.905 pnp, Banjarmasin 10.972 pnp, dan Kumai sebanyak 10.526.

Agar Tambah Lezat, Inilah 7 Topping Terpopuler yang Ditambahkan di Atas Pizza, Suka yang Mana?

“Bila dibandingkan tahun kemarin mengalami penurunan, untuk arus mudik sampai dengan H-2 penurunan -5,82%, sedangkan arus balik berkisar -2,77%,” terang Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Amiruddin, Sabtu (23/6/2018).

Untuk puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran yakni 14.507 pnp, sementara arus balik terpantau padat terjadi pada H+6 Lebaran sebanyak 6.619 pnp.

Amir memprediksi aktivitas penumpang saat arus balik terakhir pada tanggal 30 Juni mendatang, namun ia belum bisa memastikan karena penumpang sudah mulai balik.

“Hari ini saja pada Sabtu, (23/6/2018), ada 5.100 penumpang yang akan berangkat dan diangkut dengan 14 kapal. Jadi tidak dapat diprediksi kapan kepadatan terjadi,” lanjutnya.

Jelang Debat Pilgub, Emil Dardak Diiringi Konvoi Buruh Menuju Lokasi Kampanye Akbar di Probolinggo

Artinya, pada tahun ini arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak cukup merata dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hanya ada satu kapal menuju Kumai yang mengalami kepadatan dengan kapasitas 1.500 penumpang, terpantau penuh,” bebernya.

Sebetulnya, lanjut Amir, bila mengacu jumlah penumpang yang turun cukup banyak yakni mencapai 70.000, namun ada fenomena yang mempengaruhi pasang surut jumlah penumpang yakni Lebaran Ketupat dan Pilgub di Jatim.

“Fenomena tersebut yang membuat jumlah dari penumpang jadi terurai,” pungkasnya.

Fakta-fakta Banjir Bandang di Banyuwangi, Kesaksian Warga hingga Detik-detik Bencana Terjadi

Yuk subscribe Channel TribunJatim.com lainnya:

YouTube:

Instagram:

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help