Home »

Jatim

Pilgub Jatim 2018

Belum Bisa Tetapkan Khofifah-Emil Jadi Pimpinan Jatim Secara Resmi, KPU: Tunggu Permohonan PHP

Rekapitulasi Suara Pilgub Jatim 2018 usai pada Sabtu (7/7/2018). Khofifah-Emil dipastikan dapat lebih banyak suara ketimbang Gus Ipul-Mbak Puti

Belum Bisa Tetapkan Khofifah-Emil Jadi Pimpinan Jatim Secara Resmi, KPU: Tunggu Permohonan PHP
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak saat konferensi pers menyikapi hitung cepat, pada Rabu (27/6/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rekapitulasi Tingkat provinsi dari Pilgub Jatim 2018 usai digelar pada Sabtu (7/7/2018).

Hasilnya, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak meraih suara 53,55 persen atau 10.465.218 suara, unggul dari Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno yang mendapatkan 9.076.014 suara atau 46,45 persen.

Dengan hasil tersebut, bisa dipastikan Khofifah - Emil akan memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan.

Namun, hingga saat ini pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum bisa menetapkan pasangan calon tersebut secara resmi.

(Ditaklukkan Thailand, Kapten Timnas U-19 Nurhidayat Ingin Balas Dendam di Babak Final Piala AFF 2018)

(Wujudkan Surabaya Jadi Livable City, ini Pengalaman Risma saat Dapat Penghargaan Lee Kuan Yew)

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner KPU Jatim, Muhammad Arbayanto, Selasa (10/7/2018).

Ia menjelaskan, KPU Jatim akan tetap mengikuti jadwal yang sudah dikeluarkan, sesuai dengan peraturan Mahkamah Konstitusi (MK).

Arbayanto menambahkan, penetapan Paslon terpilih belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu ada atau tidaknya permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilgub Jatim.

"Permohonan PHP sendiri batasan maksimalnya adalah tiga hari setelah penetapan rekapitulasi suara tingkat provinsi," jelas pria yang akrab disapa Arba tersebut.

Jika tidak ada, maka penetapan Paslon akan dilakukan setelah MK mencantumkan permohonan PHP dalam buku registrasi perkara.

(Polres Tanjung Perak Disebut Dua Kali Keluarkan SP3 Kasus Dugaan Pemerasan di Pasar Atum)

(Wujudkan Surabaya Jadi Livable City, ini Pengalaman Risma saat Dapat Penghargaan Lee Kuan Yew)

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help