Pemilu 2019
Caleg Petahana & Anak Penguasa Elektabilitasnya Lebih Besar, Khofifah: Bisa Kalah dengan Kerja Keras
Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengakui bahwa para caleg petahana mempunyai kelebihan dibanding yang baru pada Pemilu 2019.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ani Susanti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengakui bahwa para calon legislatif (caleg) petahana mempunyai kelebihan dibanding yang baru pada Pemilu 2019.
Selain sudah lebih dulu dikenal masyarakat, menurut Khofifah, caleg petahana bisa semakin memperkuat popularitasnya kepada masyarakat saat masa reses
"Menurut saya lebih enak yang sudah jadi anggota. Karena sekarang ini baik di DPR RI, Provinsi, maupun kabupaten kota, punya support dana untuk reses, pasti tabungannya sudah banyak," kata Khofifah, Senin (30/7/2018).
• Dalami Karakter di 22 Menit, Ade Firman Hakim Rasakan Panasnya Thamrin hingga Kunjungi Korban Bom
Namun menurut Khofifah, tidak semua anggota DPRD sering turun ke masyarakat di daerah terpilihnya (Dapil) untuk reses.
"Sehingga, peluang itu tetap ada," tuturnya.
• 487 Ribu Pemilih Pemula Jatim akan Ramaikan Pemilu 2019
Selain caleg petahana, anak atau saudara seorang penguasa juga akan mempunyai potensi keterpilihan lebih besar daripada caleg yang lain.
Namun Khofifah mengatakan, hal tersebut bisa dikalahkan dengan kerja keras dari para caleg dengan intens menemui masyarakat untuk membentuk suatu jaringan.
"Sekarang mereka harus kerja keras. Kalau saya 9-11 titik, mereka juga harus lakulan hal yg sama,"kata Khofifah.
"Saya menyampaikan bahwa Khofifah itu bukan anak tokoh juga, tapi dengan keberkawanan itulah bisa temukan jaringan," lanjutnya.
• Bintangi Film 22 Menit, Ade Firman Hakim Dikira Polisi Sungguhan Oleh Polwan & Warga Saat Syuting