Polres Pasuruan Masih Periksa Sopir Truk

Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir Truck Fuso Nopol W 9178 NH, Kutut Suntari warga Dusun Kedung Kampil, De

Polres Pasuruan Masih Periksa Sopir Truk
TRIBUNJATIM.COM/Galih Lintartika
Kecelakaan di Pandaan libatkan delapan kendaraan, Minggu (16/9/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap sopir Truck Fuso Nopol W 9178 NH, Kutut Suntari warga Dusun Kedung Kampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong.

Kutut diperiksa setelah truk bermuatan galon air mineral yang dikemudikannya itu mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang - Surabaya, tepatnya di Simpang Empat Patung Sapi, Pandaan, Minggu (16/9/2018) pagi.

Kecelakaan beruntun ini membuat tujuh kendaraan rusak parah paska ditabrak truk yang dikemudikannya. Selain itu, membuat empat orang mengalami luka - luka.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandara menjelaskan, dalam pemeriksaan sementara, yang bersangkutan mengaku dalam keadaan sehat saat mengemudikan truk itu.

Tak Ada Korban Tewas, Kecelakaan Beruntun di Pandaan Libatkan Delapan Kendaraan

"Tapi kami tetap lakukan tes kesehatan. boleh saja dia mengaku sehat, tapi kami tes. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit," katanya.

Dia menjelaskan, selain kesehatan, pihaknya juga melakukan tes urine. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah sopir ini mengkonsumsi narkoba atau tidak. Atau bahkan pengaruh alkohol.

"Jadi kami akan periksa lebih lanjut. Untuk sementara , sopir kami amankan di kantor," tambah Kasat.

Mantan Kasatlantas Polres Tuban ini menjelaskan, pihaknya juga akan memeriksa kelayakan jalan truk tersebut. Ia menyampaikan, pihaknya akan memeriksa kondisi rem, gas, mesin truk dan lainnya.

Pengedar Narkoba Jaringan Antar Kota Dibekuk BNNP Jatim Saat Transaksi di Kediri

"Kami akan cari tahu. Kalau memang ada kelalaian yang disengaja akan kami tindak secara tegas menggunakan undang - undang atau hukum yang berlaku," papar dia.

Dijelaskan dia, hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kecelakaan ini. Kata dia, pihaknya memiliki waktu 1x24 untuk memeriksa sopir ini.

"Yang jelas, dari keterangan sejumlah saksi, truk ini tiba - tiba menabrak kendaraan di depannya. Nah, kami akan dalami sebenarnya apa yang membuat truk ini bisa menyeruduk tujuh kendaraan di depannya saat di simpang empat Pandaan. Kami akan dalami," tamba dia. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved