Ambruk Maret Lalu, Ruang Saraf RSAL Dr Ramelan Surabaya Siap Dioperasikan Kembali
Ruang Saraf VII B (pria) RSAL Dr Ramelan Surabaya ambruk pada Maret 2018 lalu. Namun kini Ruang berkapasitas 8 bes dengan sejumlah sekat itu..
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM - Ruang Saraf VII B (pria) RSAL Dr Ramelan Surabaya ambruk pada Maret 2018 lalu.
Namun kini Ruang berkapasitas 8 bes dengan sejumlah sekat itu minggu ini sudah bisa melayani pasien saraf.
"Kini tinggal menunggu hasil uji konstruksi beton dari ITS. Besok hasilnya sudah di tangan dan minggu ini Ruang Saraf sudah bisa melayani pasien kembali," kata Wakil Kepala Bidang Medis (Wakamed) RSAL, Kolonel dr Sapta Prihartono SpBA saat mengujungi Ruang Saraf, Selasa (9/10/2018).
Wakamed ini didampingi Kepala Satuan Pengawas Internal RSAL AM Tarigan dan Kepala Departemen Saraf Jiwa dan Rehabilitasi (Saware) Kolonel Diah Utari SpS.
(Rumah Nia Ramadhani Mewah, Bagian Dapur yang Jarang Terekspos Ternyata Banyak Barang Tak Tertata)
Mereka meninjau gedung yang sudah tuntas direnovasi setelah enam bulan lalu ambruk.
Atap gedung ruang saraf ini ambruk usai direnovasi dengan mengganti kerangka atap Galvalum.
"Dengan begini kita punya gedung baru. Memang kemarin konstruksi Galvalum sudah SNI namun kwalitasnya belum 0,75. Evaluasi kami masih 0,60. Kini gedung Saraf ini kami rombak total," kata Tarigan.
Saat ini, RSAL menunggu semacam izin operasional dari Dinas Kelayakan Material TNI AL untuk pengoperasian kembali Ruang Saraf tersebut.
Sapta menjamin bahwa gedung baru ini makin kokoh.
(159 Orang Warga Tuban Jadi Korban Gempa Palu, Kebanyakan dari Dua Kecamatan ini)
(Dishub Berencana Tambah Unit SITS untuk Kendalikan Kemacetan di Kota Surabaya)
"Malah lebih nyaman dan bersih. Kami juga menambah fasilitas perawatan khusus (high care unit) empat bed di Ruang Saraf," tambah Kepala Departeman Saware Diah Utari sambil keliling ruangan.
Pantuan di lokasi, tampak delapan bed berderet di Ruang VII B itu.
Di ruang inilah 7 pasien pada Maret 2018 lalu dikagetkan dengan konstruksi atap yang ambruk.
Salah seorang keluarga ada yang melindungi pasien yang dirawat.
"Para pasien tertolong karena semua bed dalam posisi penahan ujung bed dinaikkan. Dan semua dengan cepat ditangani," kata salah satu perawat yang menjadi saksi saat detik-detik ambruk pada pukul 09.00.
Reporter: TribunJatim Network/Nuraini Faiq
(Rumah Nia Ramadhani Mewah, Bagian Dapur yang Jarang Terekspos Ternyata Banyak Barang Tak Tertata)
(Timnas Indonesia Vs Myanmar, Skuat Garuda Punya Modal Apik, Bima Sakti Kembali Mendampingi)