Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Ajak Warga Tingkatkan Partisipasi Bangun Lingkungan Sekitar
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mengajak warga Kota Pahlawan untuk meningkatkan partisipasi membangun lingkungan sekitar.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Bakti kampus ke masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya memberi bantuan Unusa Water pada warga.
- Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mengajak warga ikut menjaga dan merawat alat penjernih air tersebut.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mengajak warga Surabaya meningkatkan partisipasi mereka dalam membangun lingkungan sekitar.
Warga sangat berperan penting sebagai pelaku utama dalam pembangunan kota.
Saat pemberian bantuan alat penjernih air selokan jadi air layak pakai, dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Laila meminta warga ikut berperan dalam menjaga dan keberlanjutan alat tersebut.
"Kita dukung warga makin punya rasa memiliki bersama. Menjaga alat bersama-sama agar awet. Mari dimanfaatkan bersama. Kami percaya peran pak RW dan pak lurah dan dukungan warga Kendangsari," kata Laila, Minggu (31/8/2025).
Terealisasinya bantuan kampus Unusa untuk warga di Kampung Kendangsari itu adalah bagian dari bakti kampus ke masyarakat.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unusa memberi bantuan Unusa Water, alat dengan teknologi sederhana ini mampu memfilter air selokan menjadi air jernih.
Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin menyampaikan, kampusnya memang tengah mengembangkan teknologi yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
"Ini bentuk perhatian kami kepada masyarakat. Selain di Kampung Kendangsari, alat yang sama juga kami perbantukan untuk pondok-pondok pesantren seluruh Indonesia," kata Syafiuddin.
Baca juga: Warga Surabaya Senang Air Selokan Bisa untuk Keperluan Harian, Laila Mufidah: Mari Bangun Kota
Pria yang juga ketua Center for Environmental Health of Pesantren (CEHP) Unusa ini menyampaikan bahwa Unusa Water penjernih air tersebut banyak manfaatnya.
Terutama bagi masyarakat yang memerlukan kebutuhan air bersih.
Dengan operasional yang mudah dan alat yang murah, alat penjernih air tersebut bisa ramah masyarakat.
Kandungan alat atau kandungan material bahan 100 persen dalam negeri. Onderdil murah dan mudah.
Pihak LPPM Unusa sudah melatih warga Kendangsari untuk mengoperasikan alat penjernih itu.
Selain itu warga juga sudah dilatih untuk maintenance (pemeliharaan) hingga antisipasi onderdil.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Unusa
Laila Mufidah
Achmad Syafiuddin
DPRD Surabaya
TribunJatim.com
Berita Surabaya Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Pasca Pembakaran Gedung Grahadi, TNI Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya |
![]() |
---|
Cuaca Jatim Senin 1 September 2025 Cerah, Ngawi Panas hingga 34 Derajat Celcius |
![]() |
---|
Curhat Tukang Sol yang Lapaknya Dijarah saat Demo Rusuh, Sepatu Pelanggan Hilang: Ganti dengan Apa? |
![]() |
---|
Warga Surabaya Senang Air Selokan Bisa untuk Keperluan Harian, Laila Mufidah: Mari Bangun Kota |
![]() |
---|
Organisasi Kepemudaan Lintas Agama di Jatim Gelar Pertemuan, Desak Meninggalnya Affan Diusut Tuntas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.