Bayi yang Ditemukan Mengapung di Sungai Karang Menjangan Surabaya Diduga Berusia 5 Bulan Kandungan

Bayi laki-laki ditemukan warga Karang Menjangan Surabaya, mengapung di sungai, Kamis (11/10/2018).

Bayi yang Ditemukan Mengapung di Sungai Karang Menjangan Surabaya Diduga Berusia 5 Bulan Kandungan
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Seorang bayi yang ditemukan warga di sungai Jalan Karang Menjangan, Surabaya, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bayi laki-laki ditemukan warga Karang Menjangan Surabaya, mengapung di sungai, Kamis (11/10/2018).

Diperkirakan bayi tersebut berusia lima bulan kandungan.

Penemuan tersebut diketahui Tukiyem, warga Kedung Tarukan, Karang Menjangan I Surabaya, saat melintas di sekitar sungai.

Gempa 6,4 SR Guncang Banyuwangi, Semua Barang Bergetar dan Bunyi, Anak-anak Menangis

Ia melihat ada bayi di dalam sungai yang kemudian memanggil dan memberitahukan warga lainnya.

"Saksi warga sekitar yang melihat adanya bayi di sungai. Setelah dilihat benar atau tidak, warga melapor ke RT setempat dan kemudian melapor ke kami (polisi)," kata Kapolsek Gubeng melalui Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Ipda Joko Soesanto melalui sambungan telepon, Kamis (11/10/2018).

Dilanjutkan Joko, saat itu kondisi bayi mengapung di sungai dan diperkirakan baru dilahirkan.

Mayat Bayi Laki-laki Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Karang Menjangan Surabaya

Warga Binaan, Pengunjung dan Pegawai Rutan Kelas I Surabaya Bisa Manfaatkan Pojok Coffee

"Kondisinya tidak terbungkus. Sepertinya baru dilahirkan lima bulan karena lebih kecil belum sempurna seperti bayi," tambahnya.

"Sepertinya baru semalam. Perkiraan kami sekitar tengah malam," kata Joko.

Polisi masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi tersebut dengan meminta beberapa saksi di wilayah penemuan bayi.

"Kami lidik dan kumpulkan keterangan dari beberapa saksi," kata Joko.

Gempa Mengguncang Wilayah Jawa Timur, Andik Vermansah: Ya Allah Lindungi Kami

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help