Selama Tes CPNS 2018, Dishub Kota Malang Akan Tutup Satu Jalur di Jalan Veteran
Satu sisi jalan yang ditutup tersebut akan digunakan sebagai area parkir bagi kendaraan roda dua milik peserta.
Penulis: Alfi Syhari Ramadana | Editor: Ayu Mufihdah KS
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perhubungan Kota Malang akan memberlakukan rekayasa lalu lintas selama tes CPNS 2018.
Pemberlakuakn rekayasa lalu lintas tersebut adalah dengan menutup satu sisi Jalan Veteran dari arah Jalan Bandung menuju Jalan Gajayana.
Satu sisi jalan yang ditutup tersebut akan digunakan sebagai area parkir bagi kendaraan roda dua milik peserta.
Termasuk juga akan menjadi area drop zone bagi peserta yang membawa kendaraan pribadi roda empat.
"Untuk peserta tes CPNS yang membawa mobil nantinya setelah melakukan dropzone bisa langsung menuju area parkir untuk mobil di kawasan UM, Matos, UMM kampus 2, TMP dan ITN," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Dinas Perhubungan Kota Malang, Raymond Matondang, Rabu (24/10/2018).
• Gandeng PT Wings Surya, Pemkot Surabaya Kirim Tim Ahli Gedung ke Sulawesi Tengah
Lebih lanjut, Raymond menyebut bahwa untuk penutupan jalur itu tidak menyeluruh di jalan Veteran bagian Selatan.
Tetapi hanya untuk dua U-turn di kawasan depan SMKN 2 Malang sebagai lokasi tes CPNS.
Nantinya pihak Dishub juga akan memberikan tempat untuk parkir roda 4 jika memang memungkinkan untuk kawasan SMKN 2 Malang.
"Penutupan akan dilakukan selama 23 hari termasuk juga untuk hari Sabtu dan Minggu selama masa tes CPNS," tambahnya.
Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada keluarga ataupun pengantar para peserta tes CPNS untuk bisa datang lebih cepat agar petugas juga bisa mengatur parkir dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.
• Lewat Pemeran IBT Expo 2018, IBT Center Dorong Peningkatan B2B Business Matching
Sementara bagi pengguna jalan lainya diharapkan bisa memahami kondisi tersebut lantaran memang ada kegiatan tes CPNS di kota Malang.
"Bagi para pengguna jalan harap bisa memaklumi. Kalau memang seandainya bisa tidak melewati jalan Veteran, mungkin bisa mencari alternatif lain agar tidak terkena kemacetan," katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Malang, Bagus Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya sejauh ini hanya memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan untuk tes CPNS.
Ia menyebut bahwa untuk para peserta juga tak perlu kebingungan untuk mencari makanan sembari menunggu giliran tes CPNS.
"Kami menyiapkan makanan yang bisa menjadi pilihan bagi para peserta di pujasera. Peserta CPNS bisa membeli makanan tersebut karena harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal," tandasnya.
• Sama-sama Terjun di Dunia Politik, Begini Pendapat Putra Surya Paloh Soal Politik Dinasti