Nama Kapolres Pasuruan Raydian Dicatut Dalam Telpon Penipuan, Ini Langkah Dari Kepolisian

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono mengaku geram dengan orang yang mengaku sebagai dirinya dan meminta sejumlah dana koordinasi ke beberapa peru

Nama Kapolres Pasuruan Raydian Dicatut Dalam Telpon Penipuan, Ini Langkah Dari Kepolisian
(Surya/Galih Lintartika)
Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono memberikan penghargaan kepada dua anggota patwal Briptu Pramudita dan Briptu Bagas Widyatmoko, Senin (15/10/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono mengaku geram dengan orang yang mengaku sebagai dirinya dan meminta sejumlah dana koordinasi ke beberapa perusahaan di Pasuruan.

Belakangan ini, ada perusahaan yang mendapatkan telpon dari nomor tak dikenal dan yang bersangkutan mengaku sebagai Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono.

Oknum itu meminta sejumlah dana koordinasi. Anehnya, telpon dari oknum tak bertanggung jawab ini muncul di momen pergantian jabatan Kapolres Pasuruan.

Sekadar diketahui, AKBP Raydian Kokrosono akan melepas jabatannya sebagai Kapolres Pasuruan dan berpindah menjabat sebagai Wadirlantas Polda Gorontalo.

Penggantinya, AKBP Rizal Martomo akan mengisi posisi sebagai Kapolres Pasuruan setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pasuruan Kota.

Antisipasi Adanya Botoh Saat Pilkades Serentak, Polres Malang Bentuk Tim Saber Judi

"Saya tidak pernah meminta - minta apalagi ke perusahaan untuk dana koordinasi. Itu tidak benar dan saya tidak seperti itu, jangan sampai tertipu," kata Raydian saat dikonfirmasi TribunJatim.com.

Alumni Akpol 1997 ini menjelaskan, jika memang ada telpon seperti itu, ia meminta siapapun, masyarakat, perusahaan atau siapapun diharapkan untuk mengkonfirmasi ulang.

"Konfirmasi ke saya lewat Kasubaghumas atau Kabag Ops. Yang jelas saya tegaskan sekali lagi, nomor telpon saya hanya satu dan saya tidak melakukan perbuatan seperti itu. Jangan tertipu," tambahnya pada TribunJatim.com.

Ia mengaku sangat dirugikan dan dikecewakan dengan kabar ini. Ia menghimbau kepada masyarakat Pasuruan untuk tidak mempercayai telpon orang tak dikenal yang mengaku sebagai dirinya.

Pengakuan Tjahjo Kumolo Terkait Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra yang Sering Telepon Dirinya

"Sudah saya sampaikan ke kasat reskrim untuk lacak nomor yang mengaku jadi kapolres dan saya perintahkan proses lanjut. Masyarakat yang lain agar hati-hati terhadap knum yang memanfaatkan momen pergantian jabatan kapolres ini," imbuh Kapolres.

Sementara itu, Harianus Zebua, Head of Corporate and Marcomm PT CS2 Pola Sehat, Pandaan, menyatakan pihaknya menjadi korban telpon yang
mengaku sebagai Kapolres Pasuruan.

Ia menyatakan kecurigaan atas permintaan tersebut. Bahkan ia menyakini, penelepon tersebut bukanlah Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono.

Pengakuan Ahmad Dhani Soal Pemeriksaannya di Polda Jatim, Sempat Nonton Laga Timnas U-19 Indonesia

“Saya di telepon sama orang yang mengaku Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono dan meminta dana koordinasi. Tapi saya tidak yakin orang itu adalah Kapolres Pasuruan,” kata Harianus.

Ia mengaku memang belum pernah ketemu secara langsung dengan Kapolres Pasuruan. Namun, ia sudah sangat yakin bahwa orang yang mengaku kapolres dengan menggunakan nomor ponsel 08119987447 dan meminta dana untuk koordinasi itu bukan Kapolres.

“Saya sudah meminta bagian Legal perusahaan untuk mengecek kebenarannya. Karena itu, saya yakin orang itu hanya mengaku sebagai kapolres,” tandasnya. (lih/TribunJatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved