Angkot di Bojonegoro Berhenti di Tengah Rel Disambar Kereta Api Maharani

Kecelakaan melibatkan kereta api (KA) dengan mobil penumpang terjadi di lintasan KA di Dusun Ketawang, Desa/ Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro

Angkot di Bojonegoro Berhenti di Tengah Rel Disambar Kereta Api Maharani
M Sudarsono/Surya
Angkot usak parah usai disambar kereta api di perlintasan KA Baureno Bojonegoro 

 TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kecelakaan melibatkan kereta api (KA) dengan mobil penumpang terjadi di lintasan KA di Dusun Ketawang, Desa/ Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (1/11/2018), sekitar pukul 07.13 WIB.

Kereta api 211 Maharani tersebut melaju dari arah timur ke barat, dengan masinis Arif (30), pegawai PJKA pasar turi.

Saat berada di lokasi tepatnya KM 152 + 500, akan melintas mobil MPU nopol S 1037 UJ dari selatan ke utara yang dikemudikan Agus Sukariadi (61) Swasta, Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo.

Namun nahas, di perlintasan tanpa palang pintu itu ban mobil terganjal, sehingga kendaraan dominasi warna hijau itu tidak bisa melaju dan terhenti di tengah rel.

Akibatnya, mobil itupun tersambar kereta api hingga terdorong sekitar 300 meter. Beruntung sopir mobil berhasil keluar menyelamatkan diri sebelum terjadi kecelakaan. Mobil juga tidak memuat penumpang lain.

Selain Black Box, Kepala Basarnas Ungkap Tim Juga Temukan Bagian Pesawat yang Lebih Besar

"Benar terjadi kecelakaan kereta api menabrak mobil penumpang di perlintasan Baureno," kata Manager Humas KAI Daop 8 Sby, Gatut Sutiyatmoko dikonfirmasi Surya.

Dia menjelaskan, kecelakaan tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa, hanya saja mobil mengalami rusak parah.

Gatut juga menghimbau, agar pengendara senantiasa waspada dan hati-hati apabila akan melintas rel kereta api.

Kini Jadi Suami Maia, Masa Lalu Irwan Mussry Hampir Tak Terekspos, Inikah Sosok Mantan Istri?

Sebab, kereta api tidak bisa mengerem mendadak, sehingga potensi laka besar jika kondisi sudah dekat.

"Saya meminta agar pengendara tengok kanan kiri saat akan melintas rel kereta api, agar untuk menghindari terjadinya kecelakaan," pungkasnya.(nok/TribunJatim.com)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved