Rumah Politik Jatim

Daftar Pemilih di Jatim Kembali Berubah, Berikut Jumlahnya

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jawa Timur untuk pemilu 2019 mendatang kembali berubah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim

Daftar Pemilih di Jatim Kembali Berubah, Berikut Jumlahnya
TRIBUNJATIM/BOBBY KOLOWAY
KPU Jatim saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencermatan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan I, Senin (15/10/2018) di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jawa Timur untuk pemilu 2019 mendatang kembali berubah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim menjelaskan bahwa telah terjadi penambahan jumlah DPT pada masa perbaikan kedua.

"Setelah proses pencermatan selama dua bulan terakhir, DPT kita ada pergerakan," kata Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam ketika ditemui di sela sidang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPT Hasil Perbaikan 2 di Surabaya, Rabu (14/11/2018).

Pada pertemuan tersebut, terungkap bahwa jumlah DPT hasil perbaikan berjumlah 31.011.960 pemilih. Jumlah ini bertambah dari penetapan DPT yang juga hasil perbaikan sebelumnya (pertama) yang berada di angka 30.490.255 pemilih saat ditetapkan pada akhir September 2018 lalu.

Anam mengatakan bahwa penambahan tersebut dikarenakan dengan berbagai alasan. Di antaranya, pertumbuhan pemilih baru. Untuk pemilih baru, angkanya cukup signifikan. Yakni, berada di sekitar angka 700 ribu pemilih.

Ribuan Buruh Geruduk Gedung Grahadi Surabaya

Menurut Anam, hal ini terungkap pada saat proses perekaman data pemilih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) di masing-masing daerah.

"Pemilih baru muncul di daerah yang memang banyak proses perekaman oleh Dinpendukcapil. Selama setahun terkahir, perekaman Dispendukcapil menambah jumlah cukup signifikan," imbuh Anam yang membawahi Divisi data dan informasi KPU Jatim ini.

Tak hanya itu, penambahan tersebut juga akibat banyaknya masyarakat yang pindah kependudukan. Hal ini di antaranya terjadi di Gresik. "Banyak warga dari luar daerah yang masuk di Gresik. Kemarin terungkap pada proses perbaikan," katanya.

Selain menambah jumlah DPT, proses pindah penduduk juga mengakibatkan pengurangan DPT di daerah lain.

Rumah Bergaya Eropa Bertuliskan Bohemian Rapsody di Blitar Mendadak Viral

"Masyarakat yang pindah akan kami coret dari DPT daerah asal untuk kemudian kami tambahkan di DPT daerah baru," katanya kepada TribunJatim.com.

Selain perpindahan penduduk, pengurangan jumlah DPT juga diakibatkan dengan banyaknya masyarakat yang meninggal dunia. "Untuk yang meninggal dunia, juga kami lakukan pencoretan," kata Anam kepada TribunJatim.com.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved