Masuki Musim Penghujan, DLH Gresik Rapikan Ranting Pohon Penghijauan di Sepanjang Jalan

Memasuki musim penghujan, Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mulai memotong ranting-ranting yang membahayakan pengguna jalan.

Masuki Musim Penghujan, DLH Gresik Rapikan Ranting Pohon Penghijauan di Sepanjang Jalan
SURYA/SUGIYONO
Memasuki musim penghujan petugas DLH Kabupaten Gresik merapikan pohon penghijauan dengan memotong ranting pohon, Minggu (25/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Memasuki musim penghujan, Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mulai memotong ranting-ranting yang membahayakan pengguna jalan.

Dirapihkannya ranting-ranting di sepanjang jalan dilakukan untuk mencegah pohon roboh.

Penebangan ranting-ranting pohon dilakukan secara bergantian di jalan protokol Kota Gresik sehingga secara bertahap kelihatan rapi dan tidak ambruk saat terhadi hujan lebat disertai angin kencang.

“Secara bertahap anggota menertibkan ranting-ranting pohon penghijaun. Hal ini agar pohon tidak roboh ketika terjadi hujan lebat dan angin kencang,” kata Kepala Dinas lingkungan Hidup Gresik, Moh Najikh, saat dihubungi, Minggu (25/11/2018).

Dijuluki The Giant Killer, Persebaya Surabaya Diharap Tak Terlalu Percaya Diri Hadapi Bhayangkara FC

Namun, dari penebangan ranting pohon, DLH Kabupaten Gresik kekurangan tenaga sehingga petugas harus terus keliling untuk melihat pohon yang diperkirakan sudah rindang dan harus dipotong rantingnya.

“Karena keterbatasan petugas sehingga pemotongan ranting pohon tidak bisa cepat. Akhirnya petugas terus keliling menjadwalkan pemotongan ranting,” katanya.

Diketahui, selama memasuki musim hujan ini, beberapa pohon penghijauan di tepi jalan Kabupaten Gresik ada yang roboh.

Lewat Batik Fashion Festival 2018, APPMI DPD Jatim Berharap Batik Bisa Memasyarakat

Beruntung, tidak ada korban pengendara kendaraan dari kejadian tersebut.

Pohon penghijauan yang roboh di antaranya di tepi Jalan Raya Cerme dekat Polsek Cerme dan di daerah Balongpanggang.

Moh Najikh juga mengingatkan kepada pengendara kendaraan saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang agar tidak berteduh di bawah pohon. Tapi lebih baik berteduh di depan rumah warga.

“Sebab banyak ranting pohon yang sudah rapuh dan jike terkena air hujan serta angin kencang bisa patah dan jatuh menimpa warga yang berteduh,” imbuhnya.

Jamu Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya Bertekad Jungkalkan Juara Liga 1 Musim Lalu di Hadapan Bonek

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved