Terbukti Ada Dugaan Korupsi, Mantan Kadispora Kabupaten Gresik Ditahan Kejaksaan Negeri Gresik

Ia ditahan atas dugaan korupsi anggaran sebesar 5 persen dari total anggaran Rp 5 Miliar pada 2017.

Terbukti Ada Dugaan Korupsi, Mantan Kadispora Kabupaten Gresik Ditahan Kejaksaan Negeri Gresik
SURYA/SUGIYONO
Mantan Kepala Dispora Kabupaten Gresik, Jairuddin, didampingi kuasa hukum Fajar Yulianto, menuju mobil tahanan Kejari Gresik, Senin (3/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gresik, Jairuddin, ditahan Kejaksaan Negeri Gresik.

Ia ditahan atas dugaan korupsi anggaran sebesar 5 persen dari total anggaran Rp 5 Miliar pada 2017.

Jairuddin ditahan setelah diperiksa sebagai saksi dan langsung ditetapkan tersangka.

Jairudin datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Gresik, Jalan Raya Permata, Kecamatan Kebomas, Gresik, dengan didampingi kuasa hukum LBH Fajar Trilaksana Fajar Yulianto, Senin (3/12/2018) sekitar pukul 9.00 WIB.

Apresiasi Kepedulian pada Yatim Piatu, Bupati Jember: Pemuda Pintar Banyak, yang Peduli Sesama Sulit

Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, ia selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi.  

Dengan diborgol dan dikenakan baju oranye, Jairuddin yang saat ini menjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik ini, langsung dibawa ke tahanan di Jalan Raya Cerme, Kecamatan Cerme, pukul 15.00 WIB.

Melihat proses penahanan tersebut, keluarga Jairudin yang menyusul ke Kantor Kejaksaan Negeri Gresik hanya bisa meneteskan air mata. 

Sementara Kuasa Hukum tersangka, Fajar Yulianto mengatakan, pihaknya menghormati tugas penyidik.

Menang Lomba Mancing, Residivis Kembali Belanjakan Uangnya untuk Nyabu

“Kita menghormati tugas penyidik. Kita akan minta hak-hak tersangka. Termasuk memohon penangguhan penahanan,” kata Fajar Yulianto, sebelum ke rutan untuk mendampingi tersangka.

Sementara iyu, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Pandoe Pramoekartika mengatakan, penetapan tersangka karena sudah ditemukan dua barang bukti. 

“Saya rasa sudah rampung dalam pemeriksaan dengan ditemukan bukti-bukti dan keterangan saksi. Ada dugaan penyalahgunaan jabatan dan alat bukti sehingga langsung menetapkan saudara J sebagai tersangka. Sebab ada kerugian Negara sekitar Rp 103.390.811,” kata Pandoe Pramoekartika.

Arema FC Siapkan Bonus Kejutan untuk Pemain Jika Kalahkan Sriwijaya FC pada Laga Penutup Kompetisi

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan tersangka Jairuddin diduga korupsi dari tiga kegiatan, yakni car free day, Paskibraka, dan kegiatan Gowes Pesona Nusantra tahun 2017.

“Masing-masing kegiatan ada pemotongan 5 persen untuk setiap pengajuan pencairan anggaran,” imbuhnya.

Oleh karena itu, tersangka dikenakan pasal 2,3 pasal 12e, pasal 12f, Undang-undang tindak pidana korupsi.

Diketahui, untuk mencari barang bukti berkas dan dokumen,penyidik Kejari Gresik telah menggeledah kantor Dispora Kabupaten Gresik di Gelor Joko Samudro (Gejos) Jalan Veteran Kecamatan Kebomas, Kamis (6/9/2018) lalu.

Gelar Sholawatan di Makodam V Brawijaya, Pangdam: Tidak Ada Kaitannya dengan Separatisme

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved