Gandeng Allianz Indonesia, BBPPT Surabaya di Jombang Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk Petani

Pelatihan digelar di gedung BBPPTP Surabaya di Jombang mulai 5 hingga 6 Desember 2018, dan diikuti sebanyak 17 kelompok tani dari 12 kabupaten/kota.

Gandeng Allianz Indonesia, BBPPT Surabaya di Jombang Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk Petani
SURYA/SUTONO
Head of Corporate Events & CSR PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Arini Bachtiar (kanan) secara simbolis menyerahkan peralatan pelatihan digital marketing kepada perwakilan peserta, disaksikan Kepala BBPPTP Surabaya di Jombang, Ardi Praptono. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya di Jombang, bersama PT Asuransi Allianz Life Indonesia, menggelar pelatihan digital marketing terhadap kelompok tani Jatim.

Pelatihan digelar di gedung BBPPTP Surabaya di Jombang mulai 5 hingga 6 Desember 2018, dan diikuti sebanyak 17 kelompok tani dari 12 kabupaten/kota se Jatim.

Kelompok tani itu sendiri merupakan binaan BBPPTP dan khusus menerapkan pertanian secara organik, mulai kelompok tani kopi, kakao, serta kelapa.

Kepala BBPPTP Surabaya, Ardi Praptono mengatakan, digelarnya pelatihan digital marketing karena selama ini pemasaran hasil pertanian para kelompok tani masih bersifat manual.

Sehingga para petani tidak bisa langsung menjual hasil tanamannya ke 'buyer' (pembeli), lebih-lebih dengan skala besar secara online.

"Jadi mereka selama dua hari akan diberikan edukasi tentang pemasaran hasil pertanian secata digital atau digital marketing," ujar Ardi kepada Surya.co.id (grup TribunJatim.com) seusai pembukaan pelatihan, Rabu (5/12/2018).

Diwaduli Petani Lamongan Soal Irigasi & Impor Gula, Sandiaga Uno: Infrastruktur Tak Hanya Jalan Tol

Untuk keperluan itu, para peserta akan mendapatkan materi yang dibutuhkan secara cuma-cuma.

Terutama software aplikasi, visualisasi, serta pengetahuan internet.

"Acara ini mendapat dukungan dari tanihood.com dan Allianz (PT Asuransi Allianz Life Indonesia)," terang Ardi.

Head of Corporate Events & CSR PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Arini Bachtiar mengatakan, pelatihan yang didukung dana CSR (Corporate Social Responsibilty) Allianz ini sengaja menyasar sektor pertanian.

Sebab, sambung Arini, selama ini Indonesia merupakan negara agraris. Seiring dengan itu, pengguna internet di Indonesia terus meningkat, mencapai 135 juta orang.

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Masyarakat Lestarikan Batik: Menjaga Warisan Budaya Tak Benda Dunia

"Karena itu petani diharapkan mampu beradaptasi dengan teknologi dan memasarkan produksinya secara digital. Harapannya, mereka mampu memasarkan produk secara digital ke pembeli global dengan memanfaatkan e-commerce," ujar Arini.

Triswanto, perwakilan dari Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi, Jatiarjo, Prigen, Kabupaten Pasuruan mengaku senang mengikuti pelatihan pemasaran digital ini.

Petani kopi ini sangat bersemangat mengikuti pelatihan ini.

"Harapan saya, setelah dari sini bisa saya tularkan ke anggota kelompok tani kami dan ke depan bisa memasarkan secara langsung ke pembeli yang tak hanya dari Jatim, namun bisa nasional bahkan internasional," kata Kristanto.(uto/sutono)

Artis VV hingga NR Diendorse Kosmetik Oplosan Asal Kediri, Tarifnya hingga Rp 15 Juta Per Minggu

Penulis: Sutono
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved