Kejati Jatim Berharap Berkas Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri Segera P21

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim berharap berkas perkara kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya Kediri segera P21 (dinyatakan lengkap).

Kejati Jatim Berharap Berkas Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri Segera P21
(Surya/Didik Mashudi)
Pekerja mulai mengecor pilar variasi tiang beton sisi barat Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim berharap berkas perkara kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya Kediri segera P21 atau dinyatakan lengkap.

Kasipenkum Kejati Jatim, Richard Marpaung menjelaskan, pihaknya masih mempelajari berkas perkara itu pasca penyidik dari Ditreskrimsus Polda Jatim menyerahkan untuk kedua kalinya.

"Saat ini masih kami teliti. Tiga pekan lalu memang sempat P19 (pengembalian berkas), tapi sudah diserahkan lagi," kata Richard, Kamis (6/12/2018).

Richard menambahkan, sebelumnya jaksa memang sempat mengembalikan berkas perkara tersebut.

Alasannya, jaksa menganggapnya belum lengkap.

Sayangnya, Richard tak menjelaskan secara detail apa saja kekurangan yang harus dilengkapi penyidik saat itu.

Kejati Jatim Segera Sidangkan Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri Setelah Berkas Lengkap

Dalam pemberitaan sebelumnya, penyidikan kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya Kediri dilakukan Polda Jatim sekitar bulan Agustus 2018.

Saat itu, penyidik menengarai adanya dugaan korupsi di dalam proyek pembangunan Jembatan Brawijaya Kediri.

Berdasarkan hasil penyidikan, ada tiga orang yang dianggap sebagai pihak yang yang bertanggung jawab atas hal tersebut.

Ketiganya, yakni mantan Direktur PT Fajar Parahyangan, Menawar, Direktur PT Surya Graha Semesta, Rudi Wahono, sampai Dirut PT Fajar Parahyangan Yoyo Kartoyo ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga orang itu berasal dari pihak swasta, selaku pengembang proyek Jembatan Brawijay Kediri 

Ketiganya terancam dikenakan pasal 2 dan 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor).

Kejati Jatim Masih Teliti Berkas Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved