Mantan Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Surabaya dan Rekanan Mangkir Dari Panggilan ketai Jatim

Kejati Jatim kembali melanjutkan pemeriksaan saksi terkait dugaan kasus korupsi pengadaan kapal floating crane PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS)

Mantan Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Surabaya dan Rekanan Mangkir Dari Panggilan ketai Jatim
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Sidang dengan agenda tuntutan terhadap dua terdakwa PT DPS di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejati Jatim kembali melanjutkan pemeriksaan saksi terkait dugaan kasus korupsi pengadaan kapal floating crane PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) yang nilainya mencapai Rp 100 miliar.

Terkait hal itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim menjelaskan, ada dua saksi yang dipanggil dan dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan pada Kamis (6/12/2018) ini.

Kedua saksi itu adalah Mantan Direktur Utama Surabaya (DPS)'>PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS), Riry Syeried Jetta beserta seorang rekanan, Antonius Aris Putra.

Sayangnya, Aris mangkir dari pemanggilan itu dikarenakan sakit.

Lalu, saat ditanya awak media apakah ada ada penahanan terhadap saksi mantan Dirut PT DPS, Richard belum ingin mendetailkannya.

Ayah Pembunuh Putrinya Sendiri Bacakan Nota Pembelaan Saat Sidang di PN Surabaya

Richard memastikan, hari ini pihaknya hanya sebatas memanggil dua saksi yang disebutkannya.

Tujuannya, untuk melengkapi keterangan pada penyidikan kasus tersebut.

“Hanya dimintai keterangan tambahan dalam status perkara yang masuk penyidikan, ini kan masih pendalaman keterangan saksi, saat penyelidikan, para saksi ini juga telah dimintai keterangan,” beber Richard, Kamis (6/12/2018).

Untuk penahanan saksi, Richard mengaku belum sampai ke arah sana.

Mangkir Lagi, Saksi Rekanan Terkait Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Floating Crane

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved