Liga Indonesia

Persebaya Vs PSIS Jadi Pertarungan Dua Pelatih Pengganti Tim Promosi, Djanur: Biar Tim yang Buktikan

Laga Persebaya vs PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya merupakan pertemuan dua tim promosi Liga 1 2018.

Persebaya Vs PSIS Jadi Pertarungan Dua Pelatih Pengganti Tim Promosi, Djanur: Biar Tim yang Buktikan
Grafis Surya.co.id | Didit
Persebaya VS PSIS Semarang 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Laga Persebaya vs PSIS Semarang yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (8/12/2018) merupakan pertemuan dua tim promosi Liga 1 2018.

Tidak hanya itu, dua tim ini miliki cerita sama, sempat terseok-seok di pertengahan kompetisi.

Bahkan untuk PSIS Semarang, sempat menyentuh zona degradasi.

Hingga keduanya harus berganti kepelatihan.

Jelang Laga Arema FC Vs Sriwijaya FC, Singo Edan Ingin Pertahankan Makan Konate

Hasil Juventus Vs Inter Milan, Juventus Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan kala Menjamu Inter Milan

PSIS Semarang menghadirkan Jafri Sastra menggantikan Vincenzon Annese, sementara Persebaya Surabaya mendatangkan Djadjang Nurdjaman usai tangani PSMS Medan awal untuk menggantikan peran Angel Alfredo Vera.

Hadirnya dua pelatih anyar di dua tim sama-sama memberikan angin segar.

PSIS Semarang keluar dari jurang zona degrdasai, begitu juga dengan Persebaya Surabaya yang melesat hingga papan atas.

Sehingga bisa dibilang, laga ini menjadi ajang pembuktian dua pelatih dari dua tim promosi untuk menjadi yang terbaik.

Jelang Persebaya Vs PSIS, Begini Komentar David da Silva soal Perburuan Gelar Top Skor Liga 1 2018

Cetak Hat-trick Ketiga pada Liga 1 2018, David da Silva Tuai Pujian dari Pelatih Bali United

“Saya tidak ingin membicarakan tentang persaingan saya dengan Jafri (Sastra), kami sama-sama pelatih pengganti, saya pikir bukan ajang pembuktian, biar timnya sendiri yang membuktikan, mana yang lebih baik. Bukan soal pelatihnya saya pikir, jadi mana yang lebih baik, Persebayakah atau PSIS Semarang,” terang Djadjang Nurdjaman saat jumpa pers di Surabaya, Jumat (7/12/2018).

Ditambahkan pelatih asal Majalengka tersebut, di laga nanti, Persebaya Surabaya sedikit diuntungkan, utamanya karena akan bermain di depan pendukung sendiri.

“Kebetulan bermain di kandang, itu momen yang sangat bagus, dan menurut informasinya juga akan dihadiri oleh Bonek yang luar biasa, katanya tiket sudah sold out, artinya situasinya tidak akan jauh beda seperti saat kita lawan Persija, Ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan oleh pemain,” ucap pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Rifdah, Bonita Manis asal Pandegiling Minta Persebaya Pulangkan Andik Vermansah dan Evan Dimas

Persebaya Vs PSIS Semarang, Djadjang Nurdjaman: Kami Harus Manfaatkan ini Agar Bisa Happy Ending

Terlebih, dengan tambahan tiga poin, dimana Persebaya Surabaya saat ini berada di posisi enam sementara dengan raihan 47 poin, dipastikan tetap finis di enam besar, atau mungkin bisa saja lima atau empat besar, dengan catatan dua tim di atasnya, Borneo FC dan Bhayangkara FC menelan kekalahan.

“Seperti yang disampaikan oleh manajemen kemarin, ini rangkaian terakhir dan ingin membuktikan bahwa kita bisa melaju terus sampai di papan atas. kami tidak ingin mengecewakan suporter atau Bonek yang datang ke stadion, kami ingin berikan yang maksimal dan mencoba berjuang maksimal dan mendapat tiga poin,” tutup Djanur. (Khoirul Amin)

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved