Warga Driyorejo Gresik Terendam Banjir Gara-gara Hujan Deras, Dinas PU Dinilai Tak Tanggap

Warga Driyorejo direndam banjir luapan air hujan yang tidak tertampung di Kali Afur Kecamatan Driyorejo. pada Sabtu sampai Minggu (15-16/12/2018)

Warga Driyorejo Gresik Terendam Banjir Gara-gara Hujan Deras, Dinas PU Dinilai Tak Tanggap
SURYA/SUGIYONO
BANJIR - Rumah warga Desa Driyorejo Kecamatan Driyorejo tergenang banjir luapan Kali Afur, Minggu (17/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga Driyorejo direndam banjir luapan air hujan yang tidak tertampung di Kali Afur Kecamatan Driyorejo.

Bencana banjir luapan Kali Afur tersebut dirasakan masyarakat Driyorejo di empat desa, yaitu Desa Driyorejo, Desa Tenaru, Desa Kesamben wetan dan Desa Sumput.

Luapan air Kali Afur terjadi ketika hujan lebat mengguyur wilayah Driyorejo pada Sabtu (15/12/2018) sampai Minggu (16/12/2018).

"Hujan lebat selama beberapa jam kemarin mengakibatkan air di Kali Afur meluap," kata Wari, penjual nasi goreng pada Senin (17/12/2018).

(Dewi Perssik Gandeng Pengacara Kondang Hotman Paris Lawan Rosa Meldianti, Ternyata Belum Bayar Honor)

(Catriona Gray Sabet Mahkota Miss Universe 2018, Intip Nih 5 Potretnya yang Anggun dan Elegan!)

Akibat banjir tersebut, kendaraan bermotor milik warga banyak yang terjebak genangan air, sehingga terpaksa diangkut menggunakan mobil pickup milik warga.

"Air banjir setinggi lutut. Tidak tau air dari mana," kata Utari salah satu warga Desa Sumput.

Aris Gunawan, ketua Fron Pembela Suara Rakyat (FPSR), mengungkapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Rang (DPUTR) tidak segera tanggap bencana.

"Banjir tahunan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah, dari pada pembangunan infrastruktur yang tidak tepat sasaran. Masyarakat Driyorejo juga taat membayar pajak," kata Aris.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta segera menormalisasi Kali Afur agar tidak terjadi banjir tahunan.

"Pemerintah harus memprioritaskan pembangunan, dari pada bangun gedung yang megah, lebih baik untuk normalisasi kali Afur dan Kali Lamong," katanya.

Sementara Kepala DPUTR Gunawan Setijadi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait banjir Kali Afur mengatakan sedang rapat.

"Saya sedang presentasi, nanti ya," kata Gunawan dengan singkat.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(Naik Kasta ke Liga 1, PSS Sleman Bakal Kehilangan Sejumlah Penonton di Stadion Maguwoharjo)

(7 Cara Mudah Menghilangkan Status Sedang Mengetik di WhatsApp, Download 3 Aplikasi ini Lebih Dulu!)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved