Jadi Tersangka Penyelewengan BOS dan BSM, Kepsek MI Yapendawa Menyetor Uang ke Yayasan

Penyidik Unit Tipikor, Satreskrim Polres Trenggalek menetapkan Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yapendawa di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Imam

Jadi Tersangka Penyelewengan BOS dan BSM, Kepsek MI Yapendawa Menyetor Uang ke Yayasan
david yohanes/surya
Gelapkan dana BOS MI di Trenggalek, Imam Syaen (54) saat konferensi pers bersama Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Penyidik Unit Tipikor, Satreskrim Polres Trenggalek menetapkan Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yapendawa di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Imam Syaen (54) dan istrinya Siti Mujiati sebagai tersangka.

Imam diduga telah menyalahgunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM) senilai Rp 246,848 juta untuk kepentingan pribadi.

Saaat digiring ke ruang tahanan, Imam sempat membantah telah menyelewengkan BOS dan BSM di sekolah yang dipimpinnya.

Imam berdalih, semua dana itu sudah disetorkan ke Madrasah.

"Semua sudah disetor, saya kan bekerja berdasar petunjuk yayasan," ujar Imam singkat, karena segera dimasukkan ruang tahanan Mapolres Trenggalek kepada TribunJatim.com.

Korupsi Dana BOS dan BSM, Polres Trenggalek Tetapkan Kepala MI Serta Istrinya Jadi Tersangka

Asisten Nia Ramadhani Ungkap Sikap Asli Majikan Saat di Rumah, Istri Ardi Bakrie Beri Reaksi Begini

10 Foto Mesra Al Ghazali dan Pacarnya, Alyssa Daguise, Saat Liburan di Jepang Hingga Paris

Selain Kepala MI Yapendawa, Imam dikenal sebagai tokoh agama.

Ia kerap memimpin kegiatan keagamaan di kampungnya.

Namun perbuatannya yang menyelewengkan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) membuat banyak orang tidak percaya.

Dana yang seharusnya disalurkan tunai ini diselewengkan sepenuhnya untuk kepentingan pribadi.

Padahal dana itu dialokasikan untuk siswa miskin, seperti siswa yatim piatu.

"BSM itu dicairkan tunai, untuk membantu siswa miskin. Tapi justru malah dipakai kepentingan pribadi," ujar Kasat Reskrim Polres Trengalek, Syumi Andana kepada TribunJatim.com.

Dana BOS yang diselewengkan dari tahun 2010 hingga 2015. Dana BSM yang diselewengkan mulai tahun 2009 hingga 2015.

Kasus ini sudah P21 dan tinggal menunggu dilimpahkan ke Kejaksaan.

Imam menjalanai penahanan di Mapolres Trenggalek, sementara istrinya tidak ditahan karena menunggu saat melahirkan. (David Yohanes/TribunJatim.com)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved