Perluas Cakupan Imunisasi, Dinkes Banyuwangi dan UNICEF Sweeping Difteri ke Tempat Publik dan Pasar

Perluas Cakupan Imunisasi, Dinkes Banyuwangi dan UNICEF Sweeping Difteri ke Tempat Publik dan Pasar.

Perluas Cakupan Imunisasi, Dinkes Banyuwangi dan UNICEF Sweeping Difteri ke Tempat Publik dan Pasar
SURYA/HAORRAHMAN
Petugas Dinkes Banyuwangi dan UNICEF saat melakukan imunisasi difteri di tempat publik, Sabtu (22/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pelaksanaan imunisasi difteri tahap III tinggal beberapa hari akan berakhir.

Untuk menambah jumlah cakupan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, bersama UNICEF melakukan sweeping ke berbagai tempat publik di Banyuwangi.

Bersama tim kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, mereka mendatangi pusat-pusat perbelanjaan serta pasar tradisional.

Sebanyak 13 anak terjaring dalam sweeping yang dilakukan di pusat perbelanjaan Roxy maupun sekitar Pasar Sri Tanjung.

Angkat Warung Rakyat Naik Kelas‎, Banyuwangi Gandeng Warung Pintar

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono menuturkan, pelaksanaan imunisasi difteri di Kabupaten Banyuwangi dilakukan oleh semua pihak, yang mau bergotong royong untuk menjaga kesehatan anak.

“Kolaborasi ini dibangun bersama untuk menjaga kesehatan. Tentu, semua ini tak bisa dikerjakan sendiri. Butuh banyak dukungan untuk bisa berkolaborasi bersama,” ujar Rio, panggilan akrab Kadinkes Banyuwangi, Sabtu (22/12/2018).

Ia melanjutkan, untuk menambah cakupan imunisasi agar tercapai di atas 95 persen sebagai target minimal, tak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, puskesmas, maupun posyandu saja, tetapi juga dengan mendatangi masyarakat secara jemput bola.

Salah satunya adalah mendatangi area-area pelayanan publik dan pusat perbelajaan.

Kunjungi Pasar Tradisional Banyuwangi, Menteri Perdagangan Nikmati Nasi Bungkus Rp 5.000

“Para relawan begitu membantu kami ketika terjun di masyarakat. Mereka bisa mengedukasi masyarakat agar mau untuk terlibat aktif dalam imunisasi,” ungkapnya.

Di lokasi sweeping, Child Survival and Development (CSD) Specialist UNICEF Dr Armunanto M.Ph menjelaskan, langkah yang dilakukan Pemkab Banyuwangi dengan melakukan sweeping anak-anak yang belum terpapar imunisasi lengkap difteri, merupakan suatu langkah maju.

Mereka menyisir dan mencari anak-anak yang sebelumnya tidak terdata atau sedang berhalangan ketika giat imunisasi dilakukan, untuk kemudian dilakukan imunisasi di tempat.

“Harapannya, mereka tidak ada lagi yang sampai terlepas dan lolos. Semua anak berkesempatan untuk ikut imunisasi,” ucap Armunanto.

Ia melanjutkan, kolaborasi yang dilakukan bersama organisasi masyarakat, kelompok swasta serta pihak lainnya dalam imunisasi memberikan dampak yang cukup baik bagi sebuah daerah.

Kabupaten Banyuwangi yang memiliki total sasaran riil 425.976 anak usia 1-19 tahun, sampai Jumat (21/12/2018), telah mampu menembus target 95,86 persen dari total target imunisasi difteri.

Dengan tercapainya target minimal tersebut, Pemkab Banyuwangi memastikan masyarakatnya, terutama anak-anak di Banyuwangi, aman dari ancaman serangan difteri karena telah terbentuknya kekebalan tubuh secara komunal.

Penulis: Haorrahman
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved