Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Semangati Pelajar NU Kuasai Teknologi dan Budayakan Inovasi

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menghadiri Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yan

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas  Semangati Pelajar NU Kuasai Teknologi dan Budayakan Inovasi
TribunJatim/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menghadiri Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang digelar di Ponpes Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat.

Abdullah Azwar Anas diminta berbagi pengalaman di depan perwakilan pelajar NU se-Indonesia. Kongres tersebut digelar sejak Jumat-Senin (21-24/12/2018).

“Tantangan zaman semakin kompleks. Anak-anak muda NU, para pelajar NU, harus semakin kompatibel dengan dinamika zaman,” ujar Abdullah Azwar Anas di hadapan peserta kongres.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, salah satu hal utama yang mesti dikuasai generasi pelajar NU adalah soal teknologi. Penguasaan teknologi menjadi hal wajib bukan hanya untuk bisa memenangkan persaingan, tapi juga menjalankan tugas memberdayakan umat sebagaimana tujuan utama berkiprah di organisasi ke-NU-an.

“Kalau soal penguatan nilai kebangsaan, generasi NU tidak perlu diragukan lagi. Kecintaan kepada NKRI sudah mentok, sudah tertanam dari ubun-ubun sampai hati. Yang urgen sekarang adalah bagaimana menguasai teknologi untuk membantu menjalankan tugas organisasi, membantu masyarakat,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Modus Tujuh WNA Asal Tiongkok Jalankan Judi Online, AKBP Arman: Kegiatannya Terstruktur

Tahun 2019, Kendaraan 7 Seater Diprediksi Masih Diminati

Ketua Umum IPNU 2000-2003 itu menambahkan, penguasaan teknologi bukan semata-mata paham media sosial dan menggunakannya untuk menyebarkan visi organisasi. Tapi lebih jauh dari itu, teknologi yang dikuasai harus yang bermanfaat luas bagi publik.

“Generasi muda NU jangan memahami teknologi hanya dengan ingin populer sebagai Youtuber, selebtwit (pengguna Twitter dengan pengikut banyak), selebgram (pengguna Instagram berpengikut banyak), dan kreatif bermedia sosial untuk menyampaikan konsep Islam yang ramah. Tapi kuasai teknologi yang berdampak luas ke publik, seperti teknologi pertanian, kesehatan, pendidikan, kemaritiman, dan sebagainya,” jelas Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas
.

Menurut Anas, era Revolusi Industri 4.0 menghadirkan tantangan yang tidak mudah. Berdasarkan riset sejumlah lembaga internasional, pada 2030, ada 800 juta pekerja yang bakal diganti dengan kemampuan robotik.

“Tantangan gelombang baru teknologi harus mampu dijawab pelajar NU. Pelajari dan kuasai teknologi,” imbuh mantan ketua Ikatan Sarjana NU (ISNU) Jatim tersebut
.

Anas menambahkan, generasi pelajar NU juga harus semakin rajin berinovasi. Program-program yang dijalankan perlu didesain kian inovatif. “Budaya inovasi harus tumbuh karena zaman bergerak sangat cepat. Yang tidak suka berinovasi akan ketinggalan. Inovasi adalah kebutuhan bukan hanya untuk orang per orang, tapi juga organisasi, termasuk yang saya jalani di organisasi pemerintahan,” papar Anas. (Haorrahman)/TribunJatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved