Pohon Besar Ambruk di Tretes Pasuruan, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pohon Besar Ambruk di Tretes Pasuruan, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pohon Besar Ambruk di Tretes Pasuruan, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Pohon ambruk di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Jalur wisata menuju kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan sempat tertutup pohon besar dan material longsor tanah, Jumat (28/12/2018) dini hari.

Pohon besar ini tumbang setelah tanahnya longsor.

Longsor disebabkan hujan deras yang mengguyur kawasan Tretes sejak Kamis (27/12/2018) sore.

Informasi yang didapatkan, arus lalu lintas sempat tertutup.

Hiu Tutul Bermunculan di Perairan Kabupaten Pasuruan, Nelayan Dilarang Mengganggu Apalagi Menangkap

Jadi, kendaraan yang mau mengarah ke kawasan Tretes tidak bisa melintas karena jalannya tertutup material longsor dan pohon besar.

Jadi, arus lalu lintas dari dua arah, baik dari arah yang mengarah ke Tretes atau sebaliknya tersendat.

Antrean kendaraan terjadi sampai pagi hari.

Namun, sekarang, arus lalu lintas kembali normal meski material masih di pinggir jalan, belum sepenuhnya bersih dari material longsor dan pohon besar yang tumbang tersebut.

Satpol PP Kabupaten Pasuruan Gelar Razia di Kawasan Tretes, 11 PSK Terciduk

Darmanu, warga Prigen, menjelaskan, longsor ini terjadi sekira pukul 22.00 WIB.

Saat itu, kondisi sedang gerimis setelah hujan deras.

"Tiba - tiba bruk...begitu saja. Material longsor sudah menutup jalan," kata Darmanu.

Lokasi longsor ini di depan pintu masuk wisata Air Terjun Kakek Bodo.

Kata dia, saat kejadian sudah tidak ada aktivitas di wisata air terjun ini karena sudah tutup.

Terpisah, Kapolsek Prigen AKP Baktiono Hendrianto menjelaskan, sejak semalam hingga pagi hari, pihaknya terus bekerjasama dengan Perhutani dan pengelola wisata Air Terjun Kakek Bodo untuk mengevakuasi material tanah dan pohon yang tumbang dan menutup jalan.

"Allhamdulillah sudah bisa dipinggirkan material longsor ini. Tapi, harus tetap waspada, dan hati - hati. Diimbau kendaraan melaju dengan kecepatan sedang saja," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved