Natal dan Tahun Baru

Tiket Kereta Api dari Surabaya Menuju Jakarta dan Bandung Habis, PT KAI Siapkan Dua Kereta Tambahan

Banyak warga menggunakan jasa kereta api untuk pulang kampung atau sekadar berlibur pada Liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

Tiket Kereta Api dari Surabaya Menuju Jakarta dan Bandung Habis, PT KAI Siapkan Dua Kereta Tambahan
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Penumpang kereta api turun di Stasiun Madiun, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyak warga menggunakan jasa kereta api untuk pulang kampung atau sekadar berlibur pada Liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

Hal tersebut terlihat dari tiket kereta api di wilayah PT KAI DAOP 8 Surabaya tujuan Surabaya-Jakarta, Surabaya-Bandung yang terjual habis alias sold out, khususnya untuk keberangkatan pada tanggal 1 Januari 2019.

Peningkatan tersebut terjadi sejak Kamis (20/12/2018) hingga Senin (31/12/2018).

5 Inspirasi Resolusi Tahun Baru 2019 yang Bermanfaat dan Bisa Kamu Lakukan untuk Orang Lain

Yuk Cicipi Gulai Kepala Ikan Perpaduan Makassar dan Sunda ala Hotel MaxOne Tidar Surabaya

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto menjelaskan, dari tanggal tersebut, jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api bisa mencapai 40 ribu orang setiap harinya.

"Prediksinya tanggal 1 Januari 2019 ada beberapa KA yang tiketnya terjual habis, di antaranya tujuan Jakarta dan Bandung Mulai dari KA Argo Wilis, KA Turangga, dan KA Pasundan," ujar Suprapto kepada TribunJatim.com, Senin (31/12/2018).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, PT KAI DAOP 8 menyiapkan dua kereta api tambahan, dengan memperpanjang operasionalnya yang semula hanya sampai tanggal 1 Januari 2019, diperpanjang hingga 6 Januari 2019.

1.223 Anggota dan 100 SAR Gabungan Siap Amankan Perayaan Tahun Baru di Malang

Perayaan Malam Tahun Baru 2019, Sejumlah Ruas Jalan ke Alun-alun Kota Blitar Ditutup

Kereta api tersebut adalah KA Kertajaya Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen dan KA Pasundan Surabaya Gubeng-Bandung Kiaracondong.

"Dua kereta api tersebut kelas ekonomi, karena animo masyarakat cukup tinggi terhadap kelas tersebut, untuk mengantisipasi hal itu kami perpanjang operasionalnya sampai 6 Januari 2019," pungkasnya.

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved