Lampaui Target, Penerimaan Bea Cukai di Gresik Capai Rp 675,6 Miliar di Tahun 2018

Kantor Bea dan Cukai Gresik mencatatkan penerimaan menembus target dari APBN 2018 sebesar Rp 653,4 miliar.

Lampaui Target, Penerimaan Bea Cukai di Gresik Capai Rp 675,6 Miliar di Tahun 2018
TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Faisal Andy, Humas Bea dan Cukai Gresik di temui di kantornya, Jalan Jaksa Agung Suprapto No 61, Jumat (4/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kantor Bea dan Cukai Gresik mencatatkan penerimaan menembus target dari APBN 2018 sebesar Rp 653,4 miliar.

Target yang diterima selama 2018 mencapai Rp 675,6 miliar.

Humas Bea Cukai Gresik, Faisal Andy menjelaskan, pihaknya melakukan pengawasan ketat sehingga memberikan dampak besar bagi penerimaan.

"Sudah menembus target lebih dari 100 persen," ujar Faisal Andy saat ditemui di kantornya, Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 61, Kabupaten Gresik, Jumat (4/1/2019).

Jelang Penghujung Tahun 2018, Bea Cukai Juanda Ungkap Kasus Penyelundup Sabu Asal Malaysia

Tercatat, penerimaan bea masuk mencapai Rp 119,6 miliar atau 114,37 persen dari target, yaitu Rp 104,5 miliar.

Bea keluar target yang dicanangkan Rp 3,1 miliar mampu direalisasikan sebesar Rp 3,5 miliar atau 113,8 persen.

Pendapatan terbesar dari penerimaan cukai diperoleh dari penerimaan hasil tembakau yang ditarget Rp 515,9 miliar tembus 547 mikiar atau 106,03 persen.

Ethil alkohol Rp 3,6 miliar atau 94,8 persen dari target Rp 3,8 miliar.

Faisal menambahkan, pada tahun 2019, pihaknya sedang menunggu besaran target yang akan dicanangkan.

"Mungkin pertengahan bulan ini baru turun," imbuhnya.

Bea Cukai Juanda: Tahun 2018 Volume Narkoba Yang Diselundupkan Meningkat tapi Jumlah Kasus Turun

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved