Artis Terlibat Prostitusi

Dua Tersangka Prostitusi Artis Bukan Mucikari Biasa

Tidak sembarang orang bisa semudah itu memakai jasa mucikari layanan esek-esek prostitusi artis.

Dua Tersangka Prostitusi Artis Bukan Mucikari Biasa
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Seorang wanita diduga mucikari dari Jakarta tiba di Polda Jatim. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tidak sembarang orang bisa semudah itu memakai jasa mucikari layanan esek-esek prostitusi artis.

Pasalnya, sang mucikari protitusi artis ini akan memilih setiap pengguna yang ingin berkencan bersama artis cantik.

Fakta prostitusi online yang diduga melibatkan 45 artis dan 100 model itu terungkap dari penangkapan dua mucikari Endang (38) dan Tantri (28) asal Jakarta Selatan.

Kedua tersangka mucikari itu ditangkap oleh anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim diduga saat transaksi prostitusi terselubung bersma dua artis cantik VA dan AV alias AS di Hotel Vasa Kota Surabaya, Sabtu (5/1/2019).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombea Pol Frans Barung Mangera menjelaskan kedua tersangka itu merupakan bukan mucikari biasa. Dia mencontohkan, artinya jika mucikari biasa yang dilakukannya hanya sebagai perantara dengan pengguna layanan prostitusi melalui komunikasi seluler atau pesan singkat seperti percakapan via Whats App.

"Tetapi kedua tersangka mucikari itu harus tahu wajah dari penggunanya atau pelanggannya," ungkapnya di Mapolda Jatim kepada Tribunjatim.com, Selasa (8/1/2019).

Jane Shalimar Tanggapi Kabar Vanessa Angel Disindir soal Karma oleh Faye Nicole & Didi Mahardika

Vanessa Angel Terseret Kasus Dugaan Prostitusi Online, Kakek dan Neneknya Dilarang Nonton TV

Dosen Psikologi Ubaya : Berharap Lembaga Pendidikan Mulai Adakan Pendidikan Seksualitas’

Barung Mangera memaparkan sang mucikari tahu betul dimana pelanggannya berada mulai dari kontak telepon, asal daerah dan lainnya. Peran mucikari mulai dari awal transaksi dan transaksi prostitusi hingga menunggu saat eksekusi di suatu yang sudah disepakati.

"Transaksi prostitusi mucikari dilakukan Face To Face (Tatap muka) jadi yang bersangkutan tahu betul siapa saja pelanggannya," bebernya kepada Tribunjatim.com.

Ditambahkannya, adapun siapa saja pelangan mucikari ini seperti data yang sudah disampaikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan yakni 45 artis dan 100 model yang diduga terlibat jaringan prostitusi artis.

"Data 45 artis dan 100 model diduga prostitusi artis itu dari hasil di Whats app yang bersangkutan bukan dari digital forensik," pungkasnya.

Masih kata Barung Mangera, digital forensik mengenai database enkripsi percakapan dari Handphone dua tersangka mucikari saat ini masih diteliti oleh Tim Digital Forensik Polda Jatim.

Menurut dia, butuh waktu cukup lama bagi Tim Digital Forensik Polda Jatim untuk mengungkap seluruh percakapan di Handphone milik tersangka mucikari. Pasalnya, digital forensik melibatkan banyak orang yang berkompeten dibidang IT termasuk provider seluler.

"Paling tidak digital forensik selesai satu hingga tiga pekan. Dari situlah kita akan bongkar secara bersama ," imbuhnya. (don/TribunJatim.com).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved