Jalani Vonis 6 Tahun Penjara, Wisnu Wardhana Akan Ajukan PK, Kejati Jatim: Silahkan, Itu Haknya

Sempat jadi buronan, mantan Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014 Wisnu Wardhana akhirnya ditangkap Kejaksaan Negeri Surabaya secara dramatis.

Jalani Vonis 6 Tahun Penjara, Wisnu Wardhana Akan Ajukan PK, Kejati Jatim: Silahkan, Itu Haknya
Istimewa
Aksi penangkapan Wisnu Wardhana oleh Kejaksaan Negeri Surabaya pada Rabu (9/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sempat jadi buronan, mantan Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014 Wisnu Wardhana akhirnya ditangkap Kejaksaan Negeri Surabaya secara dramatis.

Pasca ditangkap, Wisnu Wardhana dijebloskan ke Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo jalani vonis enam tahun pidana penjara.

Menanggapi hal ini, Kuasa hukum Wisnu Wardhana, Ma'ruf Syah mengaku hendak mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Ma'ruf keberatan dengan putusan MA yang menyebut Wisnu bersalah lantaran sudah menjual aset dari PT Panca Wira Usaha (PWU).

(Pesan Megawati di HUT PDIP Ke 46, Logos: Jangan Bertindak hal yang Bertentangan dari Amanah Rakyat)

(Jersey Anyar Persela Paling Cepat Rilis Bulan Februari)

Putusan itu dinilai Wisnu tidak sesuai prosedur

Sekitar tahun 2013, saat Wisnu menjabat ketua tim penjualan aset dan kepala biro aset, Ma'ruf menyebut kliennya hanya menjalankan kebijakan dari perusahaan.

Pada Kamis (10/1/2019) kemarin, Ma'ruf menyatakan kepada TribunJatim.com, bahwa kebijakan perusahaan tak dapat diadili melalui hukum.

Bahkan, Ma'ruf mengaku memiliki satu troff alat bukti baru yang sayangnya tak dapat disampaikannya secara gamblang dengan alasan akan dibuka saat sidang digelar di PK.

Kepala Kejati Jatim, Sunarta mempersilahkan Wisnu mengajukan PK terhadap putusan MA. Karena menurutnya, PK tak dapat menunda proses hukum yang telah berjalan.

Halaman
123
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved